.::Segenap Warga SMK Ma'arif 2 Gombong, besok hari Rabu, 22 November 2017 mengikuti Jalan Sehat Peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong ::.

PT. Panasonic Indonesia mengadakan Pelatihan Kerja di SMK Madu Go

Panasonic Manufakturing Indonesia Hari ini datang ke SMK Madu Go untuk menyeleksi calon peserta Magang Kerja.

Pendaftaran Brigadir Polisi, Gratis !!!

SMK Ma’arif 2 Gombong kedatangan Anggota Polsek Gombong untuk sosialisasi Pendaftaran Brigadir Polisi RI

Antusiasme pelaksanaan UTS di SMK Madu Go

SMK Madu Go menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

Jurusan TKR SMK Madu Go mengadakan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor

SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor (AHM).

SMK Madu Go mengadakan operasi peningkatan kedisiplinan dan kerapihan siswa

Dalam rangka menciptakan kedisiplinan dan kerapihan dalam KBM maka perlu diterapkan tata tertib sekolah.

Rabu, 11 Mei 2016

Ribuan Syecher Mania Meriahkan Madugo Bersholawat #3

MadugoNews (Gombong) – Ribuan jamaah NU tumpah ruah di halaman SMK Ma’arif 2 Gombong, jalan kemukus 96B Gombong, Kamis (24/3/2016) malam untuk bersholawat dalam acara Madugo Bersholawat Edisi 3.
Para jamaah memadati Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong walau sempat diguyur hujan menjelang kegiatan dimulai, namun tidak menyurutkan jamaah untuk hadir mendatangi majelis shalawat tersebut, tidak hanya datang dari wilayah Gombong, tapi juga dari wilayah lainnya.
Selain memadati area sekolah, jamaah yang hadir juga memenuhi jalan sekitar sekolah. Sambil bersila para jamaah dengan penuh khusu mengumandangkan zikir, doa dan sholawat kepada Nabi besar Muhammad SAW.
Dari pantauan MadugoNews, sejumlah pejabat tampak hadir mulai dari K.H Nasiruddin Al Mansyur, Habib Hasan bin Muchdor Alattas pimpinan Jama’ah Shalawat Mahage Kabupaten Kebumen, Muspika Gombong, Ketua MWC NU Kecamatan Gombong, Jama’ah Majelis Rosulullah Kabupaten Kebumen, Jama’ah Ahbabul Musthofa Kabupaten Kebumen, pengurus PonPes se-Kabupaten Kebumen, serta jama’ah Mahage dan Qotrun nisa se-Kabupaten Kebumen yang tumpah ruah memadati Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong.
Ketua Panitia Madugo Bersholawat #3, Arif Rochman, M.Pd.I ketika dijumpai MadugoNews mengatakan, acara tahunan ini yang digelar atas kerjasama jamaah Majelis Ratibul Haddad Wa Maulid Simthudduror Malam Ahad Wage (Mahage) Kabupaten Kebumen dengan SMK Ma’arif 2 Gombong bertujuan untuk “nguri-nguri” (menghidup-hidupkan*red) cinta kepada Nabi Muhammad akan kemulian akhlaq dan taulandannya.
Beliau menyampaikan acara gema shalawat di SMK Ma’arif 2 Gombong pada malam jum’at itu adalah ketiga kalinya yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya di Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong. “Walaupun Mahage kegiatan rutinnya di Malam Ahad Wage, namum pada malam hari ini Mahage hadir di Malam Jum’at karena di SMK Ma’arif 2 Gombong tahun ini tidak terjadwalkan, karena padatnya jadwal Mahage di beberapa tempat khususnya di Kabupaten Kebumen”, “Nah, do’a dan sholawat tersebut yang dipanjatkan malam ini merupakan wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” Imbuh Arif disela-sela acara.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para remaja yang gemar bersholawat. Beliau berharap semoga menjadi penerus perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Beliau juga mengenalkan lingkungan sekolahnya kepada para jamaah dengan sebutan kampus hijau. SMK Ma’arif 2 Gombong yang pada saat itu dijadikan tempat untuk bersholawat, lanjut beliau, memohon doa restu kepada para jamaah agar mendoakan siswanya yang akan menempuh ujian Nasional April mendatang agar diberikan kelancaran dan kesuksesan.
“Semoga dengan momentum kegiatan Madugo Bersholawat kali ini menjadikan para remaja khususnya siswa SMK Ma’arif 2 Gombong dapat meningkat prestasinya dan dapat lancar dalam mengerjakan ujian nasional dan diberikan kesuksesan atas berkah bersholawat tersebut”. Pungkas Ngadino.
Setelah itu pembahasan Kitab Hadist Riyadus Shalikin dan dilanjutkan pembacaan Ratib Al Haddad yang dipimpin langsung oleh Al Habib Hasan bin Muchdor Alattas pimpinan Jama’ah Shalawat Mahage Kabupaten Kebumen. Iringan musik hadrah senantiasa berketipung saat shalawat bergema berupa syiir-syiir pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Pada acara tersebut diisi mau’izhah hasanah oleh K.H Nasiruddin Al Mansyur. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan beberapa motivasi diantaranya untuk membuktikan rasa rindu kepada Nabiyullah Muhammad SAW, pentingnya ilmu karena mahabah dan meraih ridho Allah SWT, dan mencintai ilmu dengan mencontoh baginda rasulullah saw itu semua adalah modal pokok untuk mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.
Beliau juga menambahkan kepada para remaja khususnya siswa yang akan melaksanakan ujian nasional April mendatang untuk selalu mencintai ilmu guna menuju prestasi kesuksesan. “Lima perkara yang dapat meningkatkan pemahaman dalam mencari ilmu diantaranya shalat malam, takut kepada Allah SWT, shalat 5 waktu, ridho Orang tua dan Guru serta Makan dan Minum yang halal.” Imbuh kyai.
Sementara itu, dari pantauan MadugoNews di Jalan utama Kemukus menuju Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong terlihat padat merayap, namun demikian tetap teratasi atas kerja panitia sie keamanan Oekie Sakti Priyono, S.Pd. dkk yang berkordinasi dengan Banser Kec. Sempor, Koramil, Polsek, Hanra setempat dibantu anggota PKS SMK Madu Go begitu rapihnya mengatur serta menempatkan kendaraan jama’ah, sehingga meskipun jama’ah yang hadir ribuan orang dari berbagai tempat tetapi dapat dikondisikan dengan rapih sehingga tidak mengganggu lalu lintas setempat. (SaifudinMDG)

Antusiasme Siswa SMK Maarif 2 Gombong ikuti Bedah SKL UN Bahasa Indonesia

MadugoNews (Gombong) – Persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) yang rencananya digelar pada bulan April mendatang tidak hanya dilakukan oleh para siswa tetapi juga para guru yang mengajarkan mata pelajaran yang diujikan. Salah satunya mengadakan bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) UN Mapel Bahasa Indonesia.
Kegiatan Bedah SKL Mapel UN Bahasa Indonesia tersebut dilakukan untuk menyiapkan peserta didik untuk menghadapi Ujian Nasional mendatang. Acara tersebut berlangsung pada hari Minggu (13/3/2016) bertempat di Aula SMK Ma’arif 2 Gombong.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 pagi itu, berlangsung selama lebih kurang tiga setengah jam memang cukup banyak diminati siswa kelas XII SMK Ma’arif 2 Gombong. Adapun untuk pembahas materi bedah SKL tersebut adalah Guru Bahasa Indonesia SMK Ma’arif 2 Gombong, Deni Setyo Mirawanto, S.Pd.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan bedah SKL dan Kisi-kisi UN merupakan bentuk kepedulian guru dalam mempersiapkan siswa menghadapi UN secara bermartabat, dan kegiatan ini merupakan upaya seorang guru dalam meningkatkan profesionalisme. Beliau berharap agar kegiatan ini bisa menjadi media pembelajaran dalam rangka pengembangan mutu pendidikan di sekolah.
Adapun tujuan kegiatan Bedah SKL dan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun 2016 adalah untuk membedah Standar Kompetensi Kelulusan dan Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2016 khususnya Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Ujian Nasional dan memberi bekal kepada peserta didik dalam melihat lingkup SKL yang telah ditetapkan pemerintah.
Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Bedah SKL dan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun 2016 Mapel Bahasa Indonesia yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh sebagian siswa dari kelas XII TKR 1 SMK Ma’arif 2 Gombong.
Panitia Rizal Aji Kuriawan, mengatakan bahwa awal cerita kegiatan tersebut atas kerja sama antara siswa dengan salah satu guru bahasa Indonesia yang selanjutnya membuat kegiatan bedah SKL khususnya SKL Bahasa Indonesia. Program bedah SKL ini merupakan program yang bertujuan untuk mempersiapakan diri lebih matang menghadapai UN bagi siswa dan untuk meningkatkan prestasi khusus Bahasa Indonesia.
Dia menyebutkan, banyak siswa yang merasa Pelajaran Bahasa Indonesia ini secara umum mudah, tapi untuk mencapai nilai maksimal cukup sulit. Hal ini berdasarkan fakta yang ada, hasil nilai try out masih menunjukkan belum maksimalnya kami dalam belajar materi bahasa Indonesia. “kami merasa tidak puas jika hanya memperoleh nilai 6 s.d. 7 apalagi nilai mati 5 kebawah, karena pada dasarnya pelajaran Bahasa Indonesia itu kan membahas bahasa bangsa kita sendiri, harusnya bisa lebih mudah dan nilaipun bisa lebih maksimal.” Tegas Rizal.
Dia menambahkan, “setelah dipikir-pikir belajar bahasa Indonesia banyak memuat materi yang bisa dijadikan salah satu indikator kesuksesan karir seseorang baik di dunia kerja (profesional) maupun dunia usaha, banyak orang mengatakan bahwa orang yang sukses atau berhasil adalah orang yang didukung oleh kemampuan berkomunikasi yang baik. Berangkat dari situlah, bahasa Indonesia tentunya mengambil peranan strategis, karena menjadi media komunikasi kita.” Imbuh Rizal.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Ma’arif 2 Gombong, Drs. Sartono ketika dijumpai MadugoNews, menyambut baik program bedah SKL ini. Beliau menilai kerja sama antara siswa dan Guru Mapel Bahasa Indonesia tersebut setidaknya bisa memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kelulusan para siswa nantinya.
Bedah SKL diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kelulusan kepada siswa. ”Kami selalu mendorong agar guru yang mengampu mata pelajaran UN bisa mempersiapkan diri agar nanti lulusan yang dihasilkan benar-benar berkompeten,” ujarnya.
Menurutnya, secara kuantitatif siswa SMK Ma’arif 2 Gombong sudah cukup baik dan mengalami perubahan yang baik yakni kelulusan mencapai 100 persen di tahun pelajaran 2014/2015 yang lalu, Namun kegiatan tersebut juga lebih bagus dalam persiapan dan yang perlu dikejar sekarang adalah kualitas kelulusan.
“Saya kira cukup bagus diadakan bedah SKL demi meningkatkan kualitas kelulusan para siswa nantinya di UN mendatang. Apalagi pemateri sangat antusias membantu siswa kami,” kata Sartono.
Beliau menambahkan, fokus utama dengan membedah mata pelajaran Bahasa Indonesia ini karena terhalang dengan capaian nilai UN bagi mata pelajaran ini. Karena itu dirinya memberikan apresiasi kepada Guru dan siswa yang sudah menyelenggarakan kegiatan bedah SKL untuk salah satu Mapel yang nanti diujikan.
Beliau juga mengharapkan, dengan kegiatan bedah SKL ini pembelajaran di sekolah semakin efektif dan bisa meningkatkan nilai UN khususnya Bahasa Indonesia di SMK Ma’arif 2 Gombong ”Tujuan kami sukses pada persiapan, proses, dan hasil,” pungkas Sartono.
Setelah paparan oleh narasumber, selanjutnya dilaksanakan soal-soal kisi-kisipun dibahas oleh guru tersebut, dengan mengacu pada sejumlah indikator yang ditentukan Puspendik. (SaifudinMDG)

PC NU Kebumen Gelar Musyawarah Kerja


MadugoNews (Kebumen) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Halaman SMK Ma’arif 1 Kebumen, yang berlokasi di Jalan Kusuma nomor 75 Kebumen Minggu (13/3) siang.


Acara yang digelar rutin setiap tahun ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen K.H. Yazid Mahfudz, Sekda Kebumen H. Adi Pandoyo SH., MSi., KetuaTanfidziyah PW NU Jawa Tengah Drs. H. Abu Hapsin Umar, MA, Ph.D, Ketua Tanfidziyah PC NU Kebumen K.H. Drs. Masykur Rozak M.Pd.I., Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, segenap jajaran PCNU Kebumen serta perwakilan Pengurus NU tingkat kecamatan (MWC) yang berasal dari 26 MWC NU se-kebumen, seluruh badan otonom, lembaga dan lajnah yang berada di bawah naungan NU.

Kegiatan yang bertemakan Penguatan Gerakan Sosial Keagamaan ini, diawali dengan tahlil singkat yang dipimpin oleh KH. Habib Daldiri kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Subbanul Wathon.

Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah PC NU Kebumen Drs. K.H Masykur Rozaq, M.Pd.I mengatakan Kegiatan muskercab diadakan untuk mengevaluasi kerja-kerja pengurus cabang setahun sebelumnya yaitu tahun 2015 dan mengagendakan program kerja untuk setahun berikutnya yaitu tahun 2016.

Beliau berharap kedepan semua MWC NU se-Kabupaten Kebumen akan membuat Sekolah Dasar (SD) Unggulan Ma’arif Terpadu, sehingga kader NU bisa tercetak lebih dini di tingkat dasar. “…masalah ube rampe (syarat-syaratnya *red), serahkan saja kepada Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, pasti beres.” Ujar Masykur Rozaq

Beliau juga menambahkan bahwa Gedung Perkuliahan Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen rencananya akan dibangun di batas kota Wonosari Kebumen diatas tanah seluas 190 Ubin, karena gedung yang sekarang dipandang kurang representatif, “…silahkan Gedung yang sekarang nantinya dipakai oleh SMK Ma’arif 1 Kebumen, kami akan bangun Gedung baru UMNU dengan empat lantai dan lebih kurang 30 kelas, supaya warga NU Kebumen lebih maju,” ujar Kyai asal bojongsari, Alian itu.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Tengah Drs. H. Abu Hapsin Umar, MA, Ph.D menyambut baik program yang disampaikan Ketua PC NU Kebumen, karena penguatan gerakan sosial keagamaan sudah menjadi kewajiban warga NU untuk senantiasa dipertahankan, “…semoga rancangan program benar-benar terwujud,” ujar Abu Hapsin

Beliau menambahkan “Indonesia diberikan keberkahan kehidupan yang tenang, tidak seperti negara-negara di Timur Tengah, ini semua karena Nahdlatul Ulama, karena 42,8 % atau lebih kurang 90 juta warga negara RI berafiliasi idiologi NU, maka oleh karena itu, Nu mempunyai peran bandul sosial. Dengan fungsinya sebagai bandul NU telah mampu menjadikan bangsa Indonesia tenang tidak seperti negara-negara di Timur Tengah.” Terang Abu Hapsin

Acara Muskercab PC NU Kebumen resmi dibuka pukul 11.15 oleh Wakil Bupati Kebumen K.H. Yazid Mahfudz sekaligus menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi terhadap warga NU di Kebumen yang telah memilih dirinya sehingga sekarang menjadi Wakil Bupati Kebumen.

“…jika kemarin NU telah membantu kami selama tiga bulan, maka Bupati dan Wakil Bupati Kebumen akan membantu NU khususnya di Kebumen selama lima tahun kedepan”, “kamipun memrogramkan safari Jum’at yang bertujuan untuk menampung aspirasi rakyat” terang Wakil Bupati yang akrab di panggil Gus Yazid itu.

Beliau berharap agar kedepan NU dan pemerintah dapat sinerji dalam kerja sama membantu Kebumen lebih maju utamanya di bidang sosial keagamaan, “semoga semua rancangan program nantinya terwujud,” Imbuh Yazid. (SaifudinMDG)

Selasa, 08 Maret 2016

SMK Ma’arif 2 Gombong Gelar Shalat Gerhana


MadugoNews (Gombong) – Bertepatan hari libur nasional, Ratusan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen selenggarakan kegiatan shalat gerhana matahari di halaman sekolah setempat, Rabu (9/3/2016).



Momentum gerhana matahari total merupakan momen yang tepat untuk mengajak umat Islam khususnya siswa siswi SMK Ma’arif 2 Gombong untuk mengingat kebesaran Allah SWT karena kondisi bangsa saat ini tengah dilanda berbagai bencana, maraknya korupsi, hingga ketegangan yang terjadi antar umat beragama.



Pelaksanaan shalat gerhana di sekolah merupakan inisiatif pihak sekolah karena SMK Ma’arif 2 Gombong ingin mendekatkan siswanya dengan aqidah dan kembali mengingat kebesaran Allah SWT. Jika dahulu ketika terjadi gerhana matahari masyarakat melakukan tradisi dengan menabuh lesung ataupun kentongan dengan maksud terhindar dari marabahaya. Maka saat ini dengan fenomena tersebut pihak sekolah memberikan edukasi sesuai dengan tuntutan syariat agama Islam.  

Sebelum pelaksanaan shalat gerhana dimulai, pada apel pagi Selasa (8/3) atau sehari sebelumnya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom, menerangkan tata cara shalat gerhana. Beliau menyampaikan ada tiga cara dalam melaksanakannya. Pertama, seperti shalat sunnah biasa yaitu dua raka'at. Kedua, dengan dua kali rukuk dan i'tidal setiap raka'atnya begitu juga dengan raka'at kedua tapi dengan bacaan yang agak panjang. Cara ketiga adalah sama seperti cara kedua tapi bacaan suratnya setara dengan setengah surat al baqarah begitu juga dengan rukuknya yang lama.



"Penentuan waktu dan jam terjadinya gerhana matahari total didasarkan pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan untuk wilayah Jateng dan DIY yaitu jam 7.15 disaat matahari mulia tertutup bulan, sehingga ratusan siswa dengan guru-guru dan karyawan sekolah melaksanakan shalat gerhana berjamaah," tuturnya.



Menurut beliau, melaksanakan shalat gerhana hukumnya sunnah muakad dan hal tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mengakui dan mengenalkan keagungan juga kebesaran Allah SWT.


Selain meneguhkan iman bagi siswa dan civitas sekolah, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk dari implementasi pendidikan berkarakter yang dicanangkan oleh sekolah berbasis pondok pesantren dan rintisan sekolah rujukan kemendiknas tersebut.



Dalam pelaksanaan shalat gerhana tersebut, Ustadz Fauzi Mahmud bertindak sebagai Imam shalat, dengan bacaan surat yang cukup panjang yaitu surat al baqarah dan An Naba. Setelah itu dilanjutkan dengan khutbah bertemakan gerhana matahari yang disampaikan oleh Ustadz Arif Rochman, M.Pd.I.

Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan perlunya kita merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah yaitu qauliyah dan kauniyah. Termasuk salah satunya adalah gerhana matahari total ini, karena semua ciptaan yang ada, tunduk dan patuh kepada Allah Swt atas perintah, termasuk matahari, bulan dan bumi.

Menurut Ustadz Arif,  penting bagi umat Islam untuk memahami peristiwa gerhana sebagai fenomena alam yang dapat dijadikan momentum meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Gerhana matahari dan gerhana bulan pada dasarnya  peristiwa alam biasa yang dapat dihitung kapan terjadinya dengan ilmu hisab/falak. Gerhana tidak terkait dengan peristiwa kematian atau kelahiran seseorang,” terangnya.

beliau mengatakan peristiwa ini semestinya dimanfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Itu adalah suatu tanda dari banyak tanda kebesaran-Nya dan betapa manusia sangat kecil dan lemah di hadapan-Nya.

“….shalat gerhana secara berjamaah, dzikir dan membaca kalimat thayyibah pada hari ini merupakan salah satu wujud pendekatan diri kepada Allah SWT. Sekaligus mengambil hikmah dengan mengamati dan mempelajari fenomena peristiwa gerhana matahari yang terjadi bagi orang-orang yang berakal,” papar Ustadz alumni Pasca Sarjana UNSIQ Wonosobo itu.

Sementara itu Waka Kesiswaan SMK Ma’arif 2 Gombong, Dra. Robingatun mengatakan kegiatan shalat gerhana berjamaah tersebut mendapat sambutan positif dari siswa-siswi SMK Ma’arif 2 Gombong, bahkan banyak siswa yang belajar tentang cara melaksanakan shalat gerhana.

Guru yang mengampu mata pelajaran PAI itu, memberikan bimbingan langsung kepada siswa yang belum mengetahui cara shalat gerhana dan mereka sangat antusias sekali, “…karena belum tentu kejadian fenomena alam ini akan mereka jumpai kembali. Fenomena alam yang terjadi beberapa puluh tahun sekali ini terkahir kali terjadi di Indonesia tahun 1983”. imbuhnya

Pihak sekolah, lanjut dia, juga mengajak kepada warga sekitar sekolah bahwa SMK Ma’arif 2 Gombong akan menggelar shalat gerhana matahari total dan masyarakat dipersilakan mengikuti shalat gerhana di sekolahnya.

Kegiatan berakhir lebih kurang pukul 08:30 Wib dengan musofakhah atau bersalam-salaman yang menunjukkan semakin mempererat ukhuwah islamiyah diantara siswa, guru, karyawan dan seluruh keluarga besar SMK Ma’arif 2 Gombong. (SaifudinMDG) 

Kamis, 04 Februari 2016

Jelang Ujian Sekolah dan Ujian Nasional, SMK Ma'arif 2 Gombong gelar Do'a Bersama

MadugoNews (Gombong) - Banyak cara yang dilakukan pihak sekolah dalam menghadapi Ujian Sekolah (US) Ujian Nasional (UN) yang akan segera tiba, salah satunya menggelar doa bersama, seperti halnya SMK Ma’arif 2 Gombong Kamis malam (4/2) pihaknya menggelar doa bersama yang diselenggarakan di Aula setempat.

Acara yang dihadiri oleh semua siswa kelas XII, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Pendiri sekolah, pengurus MWC NU Kecamatan Gombong, serta dewan guru dan karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong bertujuan sebagai upaya bathin yang tidak bisa dipisahkan dengan upaya lahir agar hajat Ujian Nasional nantinya siswa dapat memperoleh hasil maksimal. 

Sebelum digelar doa bersama, para siswa terlebih dahulu mengikuti pembekalan yang disampaikan oleh Panitia Ujian Nasional terkait informasi Ujian Nasional yang akan dilaksanakan bulan April mendatang. 

Sekretaris UN Gatot Kusmardono, S.Pd. menyampaikan bahwa jadwal kegiatan ujian nasional SMK Ma’arif 2 Gombong tahun pelajaran 2015/2016 sudah tersusun dengan baik mulai Ujian Kompetensi Keahlian (UKK), Ujian Sekolah (US), Try Out dan Ujian Nasional. Pihaknya berharap bahwa siswa harus sudah siap dengan kegiatan tersebut. “selama kegiatan berlangsung kartu peserta ujian tidak boleh hilang”. Tegas Gatot.

Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom mengatakan, bahwa UN di sekolahnya akan diikuti oleh 329 siswa yang terdiri atas 36 siswa jurusan Teknik Audio Video, 35 siswa jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara dan 258 siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan.

"Insya Allah, baik secara akademis maupun non-akademis, anak-anak kami sudah siap, semoga dengan adanya mujahadah ini hajat kita semua terkabul oleh Allah SWT”. katanya.

Dalam pembekalan sebelum doa bersama, kata Ngadino, pihaknya menyampaikan tentang kebijakan UN yang baru sekarang, makna ujian nasional bukan lagi sebagai penentu kelulusan, akan tetapi usaha kita tetap harus maksimal, “man jadda wa jadda” barang siapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil yang maksimal”, terangnya

Kegiatan yang setiap tahun jelang UN rutin digelar tersebut, diawali dengan sambutan dari Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong, Kyai Fathul Hilal. Menurutnya doa bersama ini, merupakan salah satu upaya menyiapkan kesiapan mental, kematangan diri, dan kejujuran para siswa selama pelaksanaan UN. 

“Mudah-mudahan selama pelaksanaan UN nantinya berjalan dengan lancar, serta para siswa mendapatkan ilmu yang barokah dan bisa mlanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, setiap siswa juga diminta belajar tekun di rumah, mengingat UN waktunya sudah semakin dekat.

Mereka dengan kusyu’ dan ikhlas mengikuti mujahadah dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar semua hajat mereka dapat terkabul. Tidak hanya itu mereka juga berharap kegiatan Mujadah kali ini benar-benar mendapatkan ilmu yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat, serta menjadi amal yang sholeh.

Suasana haru antarpelajar juga terjadi ketika acara doa bersama usai. Sejumlah pelajar tampak berpelukan dengan temannya sambil menangis saling minta maaf.
Salah seorang siswa kelas XII TAV, Angga Firmansyah (16) mengaku berusaha untuk siap dan tetap semangat dalam menghadapi UN.

"Cuma masih ada ketakutan dan keraguan karena waktu tiga tahun di SMK Ma’arif 2 Gombong ini ditentukan dalam empat hari, takutnya kurang maksimal, “dengan adanya mujahadah yang diselenggarakan oleh pihak sekolah ini semoga doa kami terkabul dan lancar dalam mengerjakan soal ujian nantinya," ungkap Angga

Peserta lain, Ikhsan Maulana (15) ketika dijumpai tim redaksi berharap, agar doa bersama ini bisa menambah rasa kepercayaan diri, sehingga selama pelaksanaa UN diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjawab soal ujian. 

Mereka berdoa agar UN yang dilaksanakan tanggal 4, 5, 6 dan 7 April 2016 nanti berjalan lancar, dan hasil yang mereka peroleh memuaskan. (SaifudinMDG)
_______________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website SMK Ma'arif 2 Gombong. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita atau Informasi dari kami.
Layanan Liputan : 081327736138 | Email: saifudinmadugo@yahoo.com