.::Segenap Warga SMK Ma'arif 2 Gombong, besok hari Rabu, 22 November 2017 mengikuti Jalan Sehat Peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong ::.

PT. Panasonic Indonesia mengadakan Pelatihan Kerja di SMK Madu Go

Panasonic Manufakturing Indonesia Hari ini datang ke SMK Madu Go untuk menyeleksi calon peserta Magang Kerja.

Pendaftaran Brigadir Polisi, Gratis !!!

SMK Ma’arif 2 Gombong kedatangan Anggota Polsek Gombong untuk sosialisasi Pendaftaran Brigadir Polisi RI

Antusiasme pelaksanaan UTS di SMK Madu Go

SMK Madu Go menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

Jurusan TKR SMK Madu Go mengadakan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor

SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor (AHM).

SMK Madu Go mengadakan operasi peningkatan kedisiplinan dan kerapihan siswa

Dalam rangka menciptakan kedisiplinan dan kerapihan dalam KBM maka perlu diterapkan tata tertib sekolah.

Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 November 2017

Duta SMK Ma’arif 2 Gombong Juarai Kategori Kreatifitas Pada Ajang Pemilihan Duta Wisata Kebumen 2016

GOMBONG (MadugoNews) - Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2016 telah usai digelar di Benteng Vander Wijck Gombong, Minggu (25/09/2016) malam. Ajang bergengsi itu sudah dimulai sejak 16 hingga 22 September 2016 yang diawali dari proses seleksi yang diikuti ratusan pendaftar hingga lolos seleksi terpilih 30 besar yang terdiri dari 15 orang Mbak dan 15 orang Mas dari perwakilan sekolahan, perguruan tinggi maupun peserta umum.

Suara riuh menyelimuti  halaman Benteng Vander Wijck Gombong berasal dari para pendukungnya. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, para tamu undangan pun ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat dan suara lantang. Pada acara yang meriah tersebut juga dihadiri oleh duta wisata Mas dan Mbak dari Kabupaten lain seperti Purworejo, Magelang, Wonosobo, Banyumas, Bantul, Cilacap dan Kabupaten lainnya.

Sebanyak 15 pasangan finalis dari berbagai kategori itu bersaing dalam pemilihan Duta Wisata 2016. Pagelaran Duta Wisata Kabupaten Kebumen itu diharapkan bertujuan memilih generasi muda sebagai figur yang kreatif, inovatif dan cerdas serta mampu mempromosikan citra baik Kabupaten Kebumen utamanya pariwisata dikancah nasional maupun internasional. Hal ini sesuai harapan Bupati Kebumen Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, S.E. yang memberi sambutan diacara tersebut. Para pesertapun menjalani berbagai pembekalan dalam karantina 20-24 September 2016 di Benteng Vander Wijck Gombong.

Dewan juri dalam ajang bergengsi ini adalah dari insan yang memiliki latar belakang professional seperti dosen bahasa Inggris Stikes Muhammadiyah Gombong, Unsur Pemda Kebumen, Dinas Pariwisata serta Himpunan Perias Kab. Kebumen. Kriteria penilaian finalis meliputi kelengkapan administrasi, karya tulis, tes tertulis dan wawancara. Bahkan perilaku selama karantina juga tak luput penilaian hingga saat grand final.

Selain memperebutkan juara pada pemilihan duta wisata itu, para peserta juga mendapat penghargaan khusus pada lima kategori yaitu favorit, kreatifitas, persahabatan, intelegensi, fotogenik serta kepribadian.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd. didampingi Guru pendamping SMK Ma’arif 2 Gombong Deni Setyo Mirawanto, S.Pd. ketika dijumpai MadugoNews mengatakan, ajang ini bukan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, namun lebih menjadikan event peningkatan kreatifitas dan bakat siswa yang terlibat didalamnya.

Retno menambahkan, apa yang ditorehkan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong yang menyabet juara kategori kreatifitas itu, adalah hal yang luar biasa, hasil dari berjibaku Rani yang berani menunjukkan penampilan antimainstreem *berani beda_red), yakni mendeklamasikan puisi. Sementara mayoritas finalis lainnya menampilkan seni tarik suara atau bernyanyi serta tari dan sebagainya.

Rani mampu menghidupkan sebuah karya yang hanya tertoreh di secarik kertas itu menjadi sebuah pertunjukkan yang bukan hanya menonjolkan keindahan sastra saja melainkan mampu menanamkan pesan-pesan bijak secara mendalam pada penonton. “…begitulah sebuah proses perjuangan untuk sampai pada kesuksesan kadangkala kita butuh sesuatu yang beda dengan lainnya.” Ungkap Retno dengan santai.

Baru tahun ini, lanjut Retno, SMK Ma’arif 2 Gombong mendelegasikan siswa dan siswinya untuk ikut dalam ajang pemilihan duta wisata Mas dan Mbak Kabupaten Kebumen 2016 dan bisa menjuarai kategori Kreatifitas dan ini menjadikan penyemangat bagi siswa yang lainnya. 

“Diharapkan untuk tahun mendatang perwakilan dari SMK Ma’arif 2 Gombong bisa menjadi juara duta wisata Mas dan Mbak Kabupaten Kebumen pada ajang yang sama”. Pungkas Retno.

Sementara itu sang finalis Rani Dwi Haryanti disela-sela kegiatan karantina di hotel Benteng Vander Wijck Gombong menyempatkan diri mengunjungi sekolah tercinta SMK Ma’arif 2 Gombong untuk meminta restu kepada semua guru dan karyawan maupun teman-teman sejawatnya agar dirinya bisa maksimal dan membawa nama baik sekolah.

Tidak lupa Rani sharing dan membagikan pengalamannya kepada guru dan juga kepada adik kelasnya agar event bergengsi ini bisa diikuti oleh adik-adik kelasnya pada periode tahun-tahun berikutnya. Dan semoga pihak sekolahpun supaya menambah apresiasi dan dukungannya kepada duta sekolah yang mengikuti ajang bergengsi ini.

Rani merasa sangat bangga menjadi juara kategori kreatifitas dalam acara tersebut. Harapan besar yang terbayang dari seorang siswi dengan nama lengkap Rani Dwi Haryanti kelahiran Kebumen, 25 Juli 1998 yang berasal dari desa Madurejo Kecamatan Puring itu adalah Kebumen kedepan semoga lebih dikenal dengan berbagai kelebihan termasuk kepariwisataannya.

Selain itu, Rani mengutarakan “saya akan terus mempromosikan kepada masyarakat luas tentang Kebumen yang penuh keindahan sebagai wujud apresiasi saya dalam kejuaraan ini”. tegas Rani sambil tersenyum simpul. (sfd)

SMK Ma’arif 2 Gombong sabet Juara II LKS Refrigerasi tingkat Provinsi Jateng


GOMBONG (MadugoNews) - Meski hanya sebagai anak desa, namun Ihsan Aziz Mubarok mampu menorehkan prestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dengan nilai 90,07 siswa kelas XII Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen berhasil menjadi juara II dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK bidang Refrigerasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah ke XXV Tahun 2016. Dia kalah tipis dengan pesaingnya Juara I yaitu A. Nur Fatkhul Cholbi dari SMK Negeri 2 Kendal (96,63) dan juara III Rizkiono asal SMK Negeri 3 Pekalongan (89,70).

Ihsan mengaku bangga sebagai anak desa yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kebumen di kancah Provinsi Jawa Tengah. “Alhamdulillah, saya bisa menjadi juara,” ucapnya bangga ketika dijumpai MadugoNews setelah Upacara bendera, Senin (19/9).

Anak bontot dari 6 bersaudara pasangan dari Bapak Supriyono dan Ibu Komsiatun itu, mengaku sempat minder. Tetapi atas motivasi dari guru pembimbingnya Suri Kartika Wati, S.Pd., Joko Tri Sarwanto dan Dimas Prayogo Catur B. P, dirinya mampu menghilangkan rasa mindernya atau optimis ketika lomba berlangsung di SMK Negeri 2 Klaten Surakarta, pada 14-17 September 2016 lalu.

“Sempat minder sih, wong baru pertama kali ikut lomba di tingkat Jawa Tengah,” tuturnya dengan polos.

Di Surakarta, Ihsan bertarung dengan 12 peserta utusan dari 12 Kabupaten Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara atau Jurusan Rerigeration se Jawa Tengah. Dia harus menguasai betul berbagai materi lomba yang meliputi tes teori, memasang installasi AC, service kulkas, mengoperasikan alat refrigerasi, desain dan konstruksi pemipaan, uji presentasi dan uji wawancara.

Atas prestasi yang ditorehnya, remaja asal Desa Kalitengah Gombong yang lahir pada tanggal 8 September 1999 itu mendapat banyak Piala, medali dan piagam serta uang pembinaan dari Panitia Penyelenggara, dari Sekolahnya, dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen.

Dikelasnya, Ihsan juga menempati 5 besar dalam prestasinya. Meski demikian, dia selalu aktif dan menjadi pengurus kelas yang mampu memanage teman-temannya. Hobi gemar membaca dan sepak bola ini ketika lulus kelak bercita-cita ingin kerja menjadi Mekanik yang handal “Setelah lulus, saya pingin kerja jadi mekanik Perusahaan Bonafit di Jakarta untuk membantu orang tua,” ucapnya.

“Keberhasilan SMK Ma’arif 2 Gombong dibidang refrigerasi pada ajang LKS Tingkat Provinsi Jateng, merupakan kali keempat sejak tahun 2012,” ungkap Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom, didampingi Kepala Jurusan TPTU Suri Kartika Wati, S.Pd. Senin (19/9/2016).

Sejak Tahun 2013, lanjutnya, Sekolah Rujukan ini berkali-kali meraih juara 2 bidang Refrigerasi tingkat Jateng, tahun 2014 juara 2 tingkat Provinsi Jateng dan tahun 2015 juara 2 tingkat Provinsi Jateng. “Tahun ini, Alhamdulillah kembali meraih juara 2 tingkat Provinsi Jateng,” ungkapnya.

Ngadino berharap, SMK Ma’arif 2 Gombong bisa meraih juara 1 tingkat nasional pada kejuaraan yang sama tahun depan. Ngadino berjanji, kepada para siswanya yang telah mengukir prestasi akan diberikan beasiswa sesuai dengan tingkat prestasi yang telah diraihnya. Termasuk guru pembimbing yang ikut serta mengantarkan peserta didiknya menjadi anak yang berkualitas. “Sekolah akan memperhatikan penuh kepada siswa yang berprestasi dan juga guru pembimbingnya,” ucap Ngadino dalam Sambutan upacara bendera hari Senin (19/9/2016) kemarin.

Kepala sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan pak jenggot itu turut bangga atas prestasi peserta didiknya. SMK yang terletak di jalan raya Kemukus No. 96 B Gombong ini sejak berdiri 1994, merupakan sekolah yang banyak meraih prestasi. Apresiasi atas prestasi itu, juga ditunjukkan oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I dan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen H. Ahmad Ujang Sugiono, S.H. saat sambutan di tiap-tiap acara besar di SMK Ma’arif 2 Gombong seperti acara pelepasan siswa kelas XII.

Disekolahnya, lanjut Ngadino, memberikan dorongan dan keleluasan kepada para siswa yang berjumlah 1138 itu untuk mengeksplorasi prestasinya. Segala prestasi yang diraih para siswanya diberi reward yang pantas termasuk dalam bentuk beasiswa. 

”Silahkan kalian berlomba-lomba untuk mengharumkan nama sekolah, pihak sekolah akan senantiasa menfasilitasi dan memberikan apresiasi dalam bentuk reward kepada siswa yang telah berprestasi” ujar Ngadino penuh semangat. (Sfd)

Rabu, 17 Agustus 2016

Rani Dwi Haryanti, Juara 1 Lomba Geguritan 2016

MadugoNews (Gombong, 16/8/16) - Bagi kalangan muda bahasa jawa saat ini menjadi bahasa yang kurang familier, karena mereka akan lebih suka menggunakan bahasa asing yang dianggapnya lebih keren.
Sedangkan berbahasa jawa dianggapnya kurang bisa mengikuti perkembangan jaman, apalagi mendalami sastra jawa. Bagi kalangan muda terkesan tidak memberi kepuasan. Lain halnya bila mendalam sastra yang lain.
Sastra jawa yang memiliki filosofi yang tinggi serta adanya nasehat dari para orang tua, oleh generasai muda sekarang perlahan mulai banyak yang meninggalkan. Mereka bisa dibilang mencintai karya sastra dari Negara lain. Baik itu puisi, novel atau yang lainnya, yang dianggapnya lebih dapat meningkatkan gaya hidupnya.
Berangkat dari keprihatinan tersebut dengan dilandasi tekat yang tinggi guna melestarikan seni sastra jawa Rani Dwi Haryanti mulai bertekad untuk serius berlatih Geguritan dibawah bimbingan Adisti Irma Pratiwi, S.Pd. dan Ria Lina Kartika, S.Pd. untuk mengikuti Lomba geguritan antar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kebumen yang diselenggarakan oleh STIE Putra Bangsa Kebumen bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-71, pada hari Senin, 15 Agustus 2016.
Lomba yang bertemakan “Menumbuhkan Karakter Berbudaya pada Diri Generasi Emas Bangsa” itu, diikuti oleh 39 peserta dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kebumen. Harapan dari acaranya tersebut tidak lain adalah untuk meningkatkan rasa dan sifat berbudaya para generasi muda.
Dalam lomba geguritan ini, Untuk juara 1 diraih oleh Rani Dwi Haryanti peserta dari SMK Ma’arif 2 Gombong. Adapun judul geguritan yang dipersembahkan Rani berjudul “Jimat Pamungkas” karya Pakde Tri Madu (Guru Senior Bahasa Jawa dan Praktisi Seni SMK Ma’arif 2 Gombong). Ketika dijumpai MadugoNews Gadis kelahiran Kebumen, 25 Juli 1998 asal Desa Madurejo Kecamatan Puring itu mengatakan, tetap optimis mengikuti lomba walaupun nomor undi yang diterima paling akhir yaitu nomor 39.
Rani menambahkan, ia merasa senang dan bangga dapat mengharumkan nama sekolahnya dengan membawa pulang Piala Juara I, Sertifikat dan Uang Pembinaan untuk Beasiswa.
Rasa senang dan bahagia terus menyelimuti hati rani, seperti yang tertulis dalam akun FBnya, Rani Anriian Lovex: “Alhamdulillah…juara 1 Lomba geguritan jawa….. Trimakasih Ya alloh swt.”
Lebih jauh, harapan Rani adalah bisa melanjutkan pendidikan di jurusan kesenian atau sastra Indonesia dan terus mengembangkan bakatnya. “…saya dengan senang hati akan selalu memberikan ilmu yang saya punya kepada adik-adik kelas, agar mereka juga dapat memotivasi dirinya menjadi yang terbaik”. Imbuh putri kesayangan pasangan dari Bapak Kasimin dan Ibu Suharyani itu.
Sementara itu Pembimbing Lomba Geguritan dari SMK Ma’arif 2 Gombong, Adisti Irma Pratiwi, S.Pd. didampingi Ria Lina Kartika, S.Pd. mengatakan, sangat terharu dan ikut bangga bahwa anak didiknya dapat meraih juara 1 dalam perlombaan tersebut, beliau berpesan agar Tidak hanya meresapi saja dalam guritan/pusi namun diharapkan agar dapat merasakan makna isi yang terkandung dalam guritan tersebut, keberanian memang perlu di tumbuhkan lagi untuk selalu menjadi yang terbaik.
“Semoga selalu ada generasi penerus seperti Rani, dari pihak sekolah akan selalu berusaha memaksimalkan berbagai potensi dan bakat siswanya dengan cara meningkatkan ekstrakurikuler yang ada, ke depan kita juga akan mengadakan kegiatan rutin geguritan di setiap event clasmeeting yang melibatkan semua kalangan. Dan bila memungkinkan digelar secara besar”. Pungkas Adisti (SaifudinMDG)