.::Segenap Warga SMK Ma'arif 2 Gombong, besok hari Rabu, 22 November 2017 mengikuti Jalan Sehat Peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong ::.

PT. Panasonic Indonesia mengadakan Pelatihan Kerja di SMK Madu Go

Panasonic Manufakturing Indonesia Hari ini datang ke SMK Madu Go untuk menyeleksi calon peserta Magang Kerja.

Pendaftaran Brigadir Polisi, Gratis !!!

SMK Ma’arif 2 Gombong kedatangan Anggota Polsek Gombong untuk sosialisasi Pendaftaran Brigadir Polisi RI

Antusiasme pelaksanaan UTS di SMK Madu Go

SMK Madu Go menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

Jurusan TKR SMK Madu Go mengadakan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor

SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor (AHM).

SMK Madu Go mengadakan operasi peningkatan kedisiplinan dan kerapihan siswa

Dalam rangka menciptakan kedisiplinan dan kerapihan dalam KBM maka perlu diterapkan tata tertib sekolah.

Tampilkan postingan dengan label Prestasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prestasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 November 2017

Merajut Karakter Bangsa, Gus Romi serukan 4 Pilar Kebangsaan


KEBUMEN (MadugoNews) - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) komisi XI, Ir. H.M. Romahurmuziy, MT atau yang lebih dikenal dengan Gus Romi menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama Generasi Muda Pembangun Indonesia melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMA/MA/SMK se Kabupaten Kebumen, Selasa (14/3/17) kemarin.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mensosialiasikan nilai-nilai luhur 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang. Kegiatan tersebut diikuti 25 regu dari Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Kebumen yang  diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Dalam kesempatan itu, nampak hadir Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) komisi XI, Ir. H.M Romahurmuziy, MT., Bupati Kebumen Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, s.e., Jajaran Dinas Dikpora Kebumen, para peserta LCC tingkat SMA/MA/SMK serta Pembimbing lomba dari sekolah-sekolah yang mengikuti.

Antusias terlihat tidak hanya datang dari peserta saja, tetapi juga dari para guru pembimbing, para juri dan segenap supporter yang ikut serta menyaksikan acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMA/MA/SMK 4 pilar Kebangsaan tersebut.

Gus Romi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu metode yang sangat efektif bagi generasi muda, khususnya kalangan pelajar untuk mensosialisasikan empat pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dia beralasan hal itu dapat memacu motivasi siswa untuk mendalami nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara serta mengimplementasikan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka, sekaligus mengajak generasi muda untuk menjunjung tinggi NKRI.

SOSIALISI BEREFEK PRESTASI
Kegiatan sosialisasi yang dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan itu, dijuarai oleh MAN 2 Kebumen dan disusul juara 2 dari SMK Ma’arif 2 Gombong, setelah mereka bersaing ketat di babak penyisihan dan grand final yang sempat membuat para juri terperangah dengan jawaban-jawaban yang terlontar dari peserta lomba.

Ketika ditemui jurnalis MadugoNews, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom mengungkapkan apresiasi yang luar biasa bagi Tim SMK Ma’arif 2 Gombong yang telah meraih juara 2 dalam lomba tersebut.

“kami dari keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong merasa sangat tersanjung dengan kegiatan tersebut, ini kali pertama kami mengikuti LCC 4 pilar kebangsaan, dengan waktu latihan yang cukup singkat dan sosialisasi yang mepet, Alhamdulillah sekolah kami mendapat juara 2 dari 25 peserta lomba.” terang kepala sekolah yang terkenal dengan sebutan Pak Jenggot itu.

Ngadino menambahkan, lomba ini erat kaitannya dengan kegiatan Ngaji Kebangsaan yang baru-baru ini dilaksanakan di Lapangan Manunggal Gombong Kebumen, yang sedianya diisi oleh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya dari Pekalongan, yang bertujuan memberikan pendidikan bagi kader penerus bangsa untuk memupuk rasa patriotisme, cinta tanah air, bendera, bahasa, pancasila dan UUD 1945.

Hal ini merupakan bentuk sosialisasi penting kepada para generasi muda untuk menjadi patriot penerus bangsa, menjunjung NKRI dengan keberagaman yang luar biasa. “Mudah-mudahan sosialisasi dan LCC tersebut bukan hanya diadakan sekali ini saja, namun ada kelanjutan-kelanjutannya, sehingga dapat memberikan pemahaman tentang nilai-nilai empat pilar kebangsaan kepada generasi remaja terutama diranah sekolah SMP maupun SMA/SMK khususnya di Kabupaten Kebumen.” harap Ngadino.

Sementara itu ditemui di tempat terpisah, pembimbing lomba LCC dari SMK Ma’arif 2 Gombong, Desy Nugraheni, S.Pd. menyampaikan rasa bangganya kepada anak-anak didiknya yang telah berjuang sehingga mampu mengharumkan nama baik SMK Ma’arif 2 Gombong.

“saya bangga atas prestasi ini, anak-anak sangat luar biasa dalam perjuangannya, semoga kedepannya mereka lebih berprestasi, namun yang lebih penting lagi adalah mereka dapat mengamalkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan dengan hati tulus dan ikhlas sesuai pesan Gus Romi”. Imbuh Desy. (Drm/Sfd)

Lagi, Aditya siswa kelas X Banggakan Nama Sekolah


PURWOREJO (MadugoNews) – Peserta lomba dari SMK Ma’arif 2 Gombong berhasil menembus babak semifinal dalam lomba Speeling Bee yang diadakan oleh English Study Centre (ESC) Universitas Muhammadiyah Purworejo di Ruang Auditorium Gedung Utama Kampus UMP setempat, Sabtu (11/3).

Bersaing ketat dengan kandidat juara dari sekolah-sekolah ternama di tingkat Kedu, siswa SMK Ma’arif 2 Gombong Aditiya Harifah Septa Pamungkas (15) dari kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR-2) akhirnya harus puas di 6 besar.

“Penampilan Adit hari ini memang cukup mengesankan setelah lolos dari babak 1 dan 2 penyisihan dan sempat menjadi perhatian dewan juri, Adit kembali bertarung di babak semi final bersama SMA-SMK favorit di wilayah Purworejo, Wonosobo maupun Temanggung, tapi memang keberuntungan belum berpihak pada kami, sehingga kami terhenti di 6 Besar dalam lomba ini,” ucap Tri Wahyu Prihatiningsih, S.Pd. Pembimbing Lomba Bahasa Inggris dari SMK Ma’arif 2 Gombong.

Sementara itu, di ruang terpisah, Fahrur Rozi Waluyo (16) dari kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR-1) juga dengan semangatnya bertarung di lomba “English Speech Contest” membawakan pidato bertemakann “Free sex among Indonesian teenager”. Pidato berdusari 6 menit itu memang sangat orisinil buatan Fahrur sendiri, meskipun tidak mendapatkan juara tetapi juri dan audien lainnya memberikan apresiasi yang cukup tinggi.

“Ini kali pertama kami (SMK Ma’arif 2 Gombong) mengikuti English Speech Contest di Universitas Muhammadiyah Purworejo, meskipun belum berhasil juara, tetapi raihan 6 Besar di lomba Speeling Bee diantara sekolah-sekolah favorit tingkat Kedu merupakan hasil yang sangat memuaskan bagi sekolah kami.” Kata Darmadi, S.Pd. salah satu Guru Bahasa Inggris di SMK Ma’arif 2 Gombong kepada MadugoNEWS, Sabtu (11/3) petang.

Paling tidak, lanjut Darmadi, nama sekolah kami kembali terdengar dan cukup mendapatkan tempat di lomba yang diadakan di Kampus UMP tersebut. “semoga tahun depan kami dapat mengikuti lomba ini lagi dengan hasil yang lebih memuaskan,” Harapnya.

Sesaat setelah kembali ke sekolah, Aditiya dan Fahrur kedua siswa lomba tersebut ketika dijumpai MadugoNEWS mengatakan, dirinya sangat bangga dan senang dapat mengikuti lomba yang spektakuler itu, walau tidak menjadi juara mereka berdua tetap semangat dan akan terus belajar mendalami bahasa Inggris.

Bahkan mereka berpesan kepada pihak sekolah untuk menerapkan Program One Day With English. Kegiatan English Day merupakan sarana untuk mengembangkan kreativitas siswa sehingga siswa dilatih untuk percaya diri dan terbentuk spontanitas dalam berbahasa Ingggris.

Lebih lanjut, Fahrur menjelaskan dengan kegiatan English Day dapat semakin membekali para siswa untuk meningkatkan pengetahuannya dalam pelajaran bahasa Inggris serta persiapan menghadapi English Competition di setiap perlombaan. “kami akan sangat senang jika di sekolah ini diterapkan program English Day, sehingga dengan demikian kami akan terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris.” Harap Fahrur. (Sfd)

Rabu, 17 Agustus 2016

Jadi Anggota Paskibra, Bukan Halangan Berprestasi

MadugoNews (Gombong, 16/8/16) - Ungkapan yang menyatakan bahwa kegiatan ekstra kurikuler menjadi penghambat dalam belajar ternyata tidak berlaku bagi Erry Sulistiyo (16). Meskipun aktif mengikuti kegiatan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Gombong yang sangat menyita waktu belajar, prestasinya di sekolah Erry justru semakin meningkat.
Kegiatan Paskibra yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2016 mendatang, dalam persiapan latihannya sebenarnya sangat mengurangi jatah belajar di kelas, justru menjadi motivasi tersendiri dalam belajar bagi siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan di SMK Ma’arif 2 Gombong tersebut.
Ketika dijumpai MadugoNews, Erry menyampaikan bahwa Latihan Paskibra dilakukan sudah sebanyak 15 kali dengan dilatih oleh Oekie Sakti Priyono, S.Pd. selaku staff bidang Kesiswaan SMK Ma’arif 2 Gombong. Dengan waktu latihan mulai dari pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB itu, otomatis 15 hari waktu belajarnya, tidak dapat digunakan secara maksimal. Siswa kelahiran tahun 2000 ini mengakui, kegiatan Paskibra membuatnya terpaksa meninggalkan beberapa mata pelajaran di kelasnya.
Namun, itu bukan alasan untuk tidak berprestasi. Agar tidak tertinggal pelajaran, dia rajin menanyakan dan meminjam buku pelajaran pada teman sekelasnya. Dijelaskannya, usai latihan Paskibra maka dia langsung mengikuti pelajaran di sekolah.
Adapun waktu istirahatnya akan ia gunakan untuk menanyakan beberapa hal terkait dengan pelajaran yang sudah tertinggal. Di rumahnya, yang beralamat di Desa Ori Kecamatan Kuwarasan, Siswa yang mempunyai cita-cita menjadi Tentara dan Musisi itu langsung akan mencatat pelajaran yang sudah tertinggal usai pulang sekolah.
“……Saya meminjam buku pelajaran dari teman sekelas, kemudian langsung menyalinnya dirumah,” kata putra kesayangan pasangan Bapak Eko Sulistiyo dan Ibu Paryitni ini.
“Yaaa kita malu dong ah..., Masa pasukan Paskibra oon…” imbuhnya sembari tersenyum manis.
Erry menambahkan bahwa dia telah menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan baru kali ini, sehingga ia merasa grogi, saat kelas X (sepuluh) pun tambah dia, bukanlah siswa yang berprestasi. Namun setelah mengikuti Paskibra justru menjadi motivasi tersendiri untuk selalu semangat belajar. “Alhamdulillah….di kelas XI (sebelas) sekarang ini saya masih bertahan di kelas TKR 1, yang katanya kelas TKR 1 itu adalah kelas unggulan. Mudah-mudahan prestasiku akan terus meningkat,” ucapnya.
Erry berharap, setelah usai melaksanakan tugas menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan itu, akan membagi ilmu tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada adik-adik kelas pada saat ekstrakurikuler pramuka yang sekarang menjadi ekskul wajib pada kurikulum 2013.
“…Insya Allah saya dengan senang hati akan berbagi ilmu PPB ketika latihan pramuka disetiap hari jum’at sore, karena kebetulan saya juga menjadi dewan kerja ambalan angkatan XXII, mohon doanya semoga kami Perwakilan dari SMK Ma’arif 2 Gombong dapat menjalankan tugas yang mulia ini”. Imbuh Erry dengan rasa semangat (SaifudinMDG)
Kata kunci :
Jika kalian ingin menjadi orang sukses, maka galilah potensi diri kalian. Kalian bisa tingkatkan dengan kegiatan positif, misalnya mengikuti ekstrakurikuler di sekolahan, bermusik, berolahraga, membuat karya ilmiah, dan lain-lain.
Tingkatkan kegiatan yang kalian sukai. Banyak orang berprestasi diluar sekolah, bahkan banyak yang menjadi milyarder meskipun tidak sekolah hingga doctor, tetapi mereka harus menggali potensi diri untuk nantinya bisa menjadi orang yang sukses.