.::Segenap Warga SMK Ma'arif 2 Gombong, besok hari Rabu, 22 November 2017 mengikuti Jalan Sehat Peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong ::.

PT. Panasonic Indonesia mengadakan Pelatihan Kerja di SMK Madu Go

Panasonic Manufakturing Indonesia Hari ini datang ke SMK Madu Go untuk menyeleksi calon peserta Magang Kerja.

Pendaftaran Brigadir Polisi, Gratis !!!

SMK Ma’arif 2 Gombong kedatangan Anggota Polsek Gombong untuk sosialisasi Pendaftaran Brigadir Polisi RI

Antusiasme pelaksanaan UTS di SMK Madu Go

SMK Madu Go menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

Jurusan TKR SMK Madu Go mengadakan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor

SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor (AHM).

SMK Madu Go mengadakan operasi peningkatan kedisiplinan dan kerapihan siswa

Dalam rangka menciptakan kedisiplinan dan kerapihan dalam KBM maka perlu diterapkan tata tertib sekolah.

Senin, 20 November 2017

Latih Kejujuran siswa, pihak sekolah buat kantin kejujuran

Gombong (MadugoNews) – Berbagai cara untuk mengajarkan seorang anak untuk bertindak jujur. Salah satunya mungkin seperti yang di terapkan di SMK Ma’arif 2 Gombong, yang membuat Kantin Kejujuran. Hal ini dilakukan pihak sekolah untuk membiasakan siswa dari bahaya laten Korupsi.

Kantin yang berada di SMK Ma’arif 2 Gombong ini, jika dilihat sepintas mungkin sama dengan kantin-kantin yang ada di sekolah lain. Namun yang membedakannya dengan kantin lain pada umumnya, adalah tidak adanya penjaga kantin yang biasa melayani pembeli. Siswa yang ingin makan dan minum di kantin ini harus melayani diri sendiri, dan membayar sesuai dengan apa yang dimakan.

Tujuan didirikannya kantin tersebut, tidak lain adalah untuk melatih kejujuran para siswa sejak usia sekolah, sehinga para siswa sudah dibiasakan berperilaku jujur, baik di lingkungan sekolah maupun di implementasikan lingkungan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kantin kejujuran ini dibuat untuk melatih siswa agar menjadi orang yang jujur. Dan untuk mencapai hal itu butuh praktik yang harus dilakukan setiap hari, agar menjadi terbiasa, bukan hanya dengan kata-kata,” ungkap Retno Pudjiastuti, S.Pd. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan kepada MadugoNews.

Retno menambahkan, di kantin kejujuran ini, para siswa dapat langsung mengambil makanan atau minuman yang diinginkan, lalu membayar, dan ambil uang kembalian sendiri. Dengan konsep ini, diharapkan dapat menanamkan kejujuran dalam diri siswa sejak dini, sehingga nantinya sifat ini akan terbawa kelak saat mereka dewasa.

“Siapapun yang ingin belanja dapat mengambil sendiri makanan atau minuman yang diinginkan, lalu membayar sesuai dengan harga yang tertera atau tertempel pada setiap kelompok jenis makanan dan minuman. Semua transaksi dilakukan serba sendiri. Tak ada kamera pengintai atau penjaga yang mengawasi selama kantin kejujuran beroperasi. Justru karena semua serba sendirilah, maka kejujuran kita diuji” Imbuh Retno dengan tegas.

Louncing kantin kejujuran tersebut dilaksanakan pada kegiatan upacara bendera hari Senin (16/1) kemarin sekaligus disampaikan sosialisasi ke semua warga sekolah bahwa mulai hari itu kantin kejujuran telah dibuka dan mulai beroperasi.

Sementara itu, para siswa menyambut baik kehadiran kantin kejujuran tersebut, karena dengan adanya kantin kejujuran siswa diajarkan untuk selalu berperilaku jujur, serta mengajarkan mereka untuk tidak melakukan korupsi sejak dini.

“Kami diajarkan untuk selalu berperilaku jujur dan mengajarkan kami untuk tidak bertindak korupsi,” ujar Iqbal Muhtadin (16) siswa SMK Ma’arif 2 Gombong kelas XII TKR 1.

Siswa lain Rifqi Indrian Pratama, merasakan betul manfaat kantin kejujuran ini. “Melatih kita untuk jujur dan bertanggung jawab. Beli satu, bayar satu. Kalau nggak bayar akan ada rasa bersalah meskipun nggak ada yang lihat,” ungkapnya.

Rifqi menambahkan, Untuk menarik minat lebih ke siswa penyelenggara kantin kejujuran diharapkan untuk lebih berinovasi lagi dalam menyediakan dagangannya sehingga para siswa dapat lebih tertarik lagi dan kantin kejujuranpun lebih meriah banyak pengunjung atau pembeli, sekaligus mengurangi jumlah siswa yang suka jajan di warung luar sekolah, “pokoknya sip deh pak”, imbuh Rifqi tersenyum manis. (sfd)

Peringati Hari Guru Nasional ke-71, PGRI Cabang Gombong adakan Jalan Sehat

GOMBONG (MadugoNews) – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-71, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen mengadakan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh Guru dan siswa SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, IGTKI, HIMPAUDI se wilayah Kecamatan Gombong, Rabu pagi (23/11).

Peserta jalan sehat lebih kurang 3.000 orang yang terdiri dari guru dan peserta didik yang menempuh jarak lebih kurang 5 Km itu diberangkatkan dan berakhir di Halaman Pendopo Kecamatan Gombong. Hadiah yang disiapkan panitia untuk peserta jalan sehat HUT PGRI tahun 2016 ini cukup menarik. Selain berbagai macam door prize, untuk hadiah utama berupa Sepeda, VCD Player, Dispenser dan Kompor Gas. Hadiah tersebut berasal dari sumbangan masyarakat, pengusaha dan sponsorship.

Ketua Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Gombong Sukoyo, S.Pd mengatakan, jalan sehat merupakan olahraga yang murah meriah dan menyehatkan. “karena itu setiap peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong kegiatan tersebut diikuti oleh banyak peserta,” kata Sukoyo.

Sukoyo menambahkan selain menyehatkan juga menjadi ajang silaturrahim bagi guru dan peserta didik di wilayah Kecamatan Gombong. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi para guru dan seluruh peserta didik dalam menyemarakan HUT PGRI yang ke-71.

Adapun tema yang diusung dalam HUT PGRI tahun ini adalah “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”. Selain kegiatan jalan sehat, PMI Cabang Kebumen pun ikut terlibat dalam mendukung acara tersebut dengan menggelar donor darah dan ceck golongan darah.

Salah seorang peserta dari SMA Negeri 1 Gombong, Pius Febrian Rahman Agung ketika dijumpai MadugoNews mengatakan sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut sehingga bisa bertemu dengan teman-teman dari sekolah lain. “saya sangat senang dengan acara yang telah dilaksanakan panitia pada peringatan HUT PGRI tahun ini.” kata Rahman.

Peserta lain, Indah Malinda dari SMK Yapek Gombong Jurusan TKJ berharap semoga semakin lebih berkembang program PGRI Cabang Gombong dan untuk siswa diberikan ruang dan kesempatan unjuk karya jadi PGRI bukan milik guru saja tetapi anak didiknya pun ikut bersemarak merayakannya.

“… semoga apa yang saya sampaikan ini didengar oleh ketua PGRI Gombong, jadi tahun besok akan lebih semarak lagi karena siswa tidak hanya sesak penuhi jalan saja, namun penuh dengan kreatifitas anak bangsa atau anak didik bapak/ibu guru tercinta.” imbuh Indah sembari tersenyum manis. (sfd)

Jelang Ujian Tengah Semester SMK Ma’arif 2 Gombong undang motivator

GOMBONG (MadugoNews) – sebanyak 1.134 siswa dari kelas X, XI dan XII SMK Ma’arif 2 Gombong mengikuti kegiatan motivasi melalui pendekatan siswa menyambut Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Kegiatan tersebut diselenggarakan di masjid Nurul Mujahirin Kemukus Gombong, Senin (26/9) berlangsung dengan hikmat.

Kegiatan yang menghadirkan Ustadz Abdullah Ma’sum, S.Pd.I., M.S.I Dosen Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo itu, dimaksudkan agar seluruh siswa yang akan mengikuti Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 memiliki ketenangan dalam mengerjakan soal serta berpikir untuk selalu dapat atau berhasil mengerjakan seluruh soal yang akan dikerjakan serta lebih memiliki character building yang menyeluruh, kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd.

Siswa dalam kegiatan tersebut diajak untuk lebih fokus belajar dan selalu belajar tidak hanya dalam mengahadapi Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 yang akan dilakukan mulai Selasa, (27/9) mendatang, namun harus membiasakan diri dengan belajar setiap harinya, ungkap Retno.

Retno menambahkan, sukses seorang siswa atau pelajar menghadapi kemajuan serta kehidupan mendatang tak lagi berpedoman kepada hasil Ujian apapun, tapi harus memiliki tekat, motivasi, karakter dan kerja keras. Untuk itu pihaknya menyelenggarakan kegiatan motivasi tersebut agar semua harapan itu tercapai.

Sementara itu, Ketua Panitia Iman Santoso kelas XI TKR 1 ketika dijumpai MadugoNews disela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menghadapi Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 SMK Ma’arif 2 Gombong, “alhamdulillah teman-teman, adik dan kakak kelas semua terlihat antusias untuk mendengarkan motivasi yang disampaikan oleh pak ustadz”. Ungkap Iman

Iman berharap semua hadirin dapat mengikuti perilaku seperti yang dicontohkan rasul dalam menjalani hidup berdasarkan ajaran agama Islam. “Dengan kegiatan motivasi tersebut, semoga kita dapat lebih memahami tentang ajaran Islam sesuai dengan tema “interprestasi Islam dalam dunia global”. Tegas Iman.

Dalam motivasinya, Ustadz Abdullah Ma’sum membahas masalah akhlak manusia untuk tetap berperilaku baik seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, kepada para siswa Ustadz Abdullah juga membahas masalah do’a dan usaha yang merupakan modal dasar untuk menuju hidup yang bahagia. Ia menjelaskan, apabila kita berusaha pasti Allah akan memberikan jalan keluar Innallaha  laa yughoyyiru ma bi qaumin hatta yughoyyiru ma bi anfusihim. Sungguh Allah, tidak akan mengubah nasib suatu kaum tanpa adanya kesungguhan dari kaum tersebut untuk mengubah nasibnya sendiri. tegas ustadz mengutip Q.S. Ar-Rad  ayat 11.

"Ternyata do’a dan usaha itu dibutuhkan manusia untuk merubah hidupnya agar hidup ini lebih bermakna dan Allahlah yang menentukan segala sesuatu. Makanya sebisa mungkin saat usia remaja ini harus lebih mandiri dan belajar lebih giat," ajak ustadz.

Dengan suara hening, sebuah renungan disampaikan ustadz Ma’sum dengan pembawaanya yang tenang dan damai, membuat air mata semua siswa berjatuhan, begitu tersentuh dalam hati, penuh sesak, dan yang membuat para siswa tiba-tiba berkeinginan untuk bertemu orangtua untuk meminta maaf dan restu.

Untuk mengakhiri kegiatan tersebut para hadirin diajak berdoa sesuai keinginan masing-masing ketika ustadz mengucapkan;"iyyakana’budu wa iyya kanasta’in”, harapannya Allah akan mengabulkan semua permintaan kita semua karena Allah berfirman; “Inilah bagian antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta”. Imbuh Ustadz Abdullah (Sfd)

Duta SMK Ma’arif 2 Gombong Juarai Kategori Kreatifitas Pada Ajang Pemilihan Duta Wisata Kebumen 2016

GOMBONG (MadugoNews) - Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2016 telah usai digelar di Benteng Vander Wijck Gombong, Minggu (25/09/2016) malam. Ajang bergengsi itu sudah dimulai sejak 16 hingga 22 September 2016 yang diawali dari proses seleksi yang diikuti ratusan pendaftar hingga lolos seleksi terpilih 30 besar yang terdiri dari 15 orang Mbak dan 15 orang Mas dari perwakilan sekolahan, perguruan tinggi maupun peserta umum.

Suara riuh menyelimuti  halaman Benteng Vander Wijck Gombong berasal dari para pendukungnya. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, para tamu undangan pun ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat dan suara lantang. Pada acara yang meriah tersebut juga dihadiri oleh duta wisata Mas dan Mbak dari Kabupaten lain seperti Purworejo, Magelang, Wonosobo, Banyumas, Bantul, Cilacap dan Kabupaten lainnya.

Sebanyak 15 pasangan finalis dari berbagai kategori itu bersaing dalam pemilihan Duta Wisata 2016. Pagelaran Duta Wisata Kabupaten Kebumen itu diharapkan bertujuan memilih generasi muda sebagai figur yang kreatif, inovatif dan cerdas serta mampu mempromosikan citra baik Kabupaten Kebumen utamanya pariwisata dikancah nasional maupun internasional. Hal ini sesuai harapan Bupati Kebumen Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, S.E. yang memberi sambutan diacara tersebut. Para pesertapun menjalani berbagai pembekalan dalam karantina 20-24 September 2016 di Benteng Vander Wijck Gombong.

Dewan juri dalam ajang bergengsi ini adalah dari insan yang memiliki latar belakang professional seperti dosen bahasa Inggris Stikes Muhammadiyah Gombong, Unsur Pemda Kebumen, Dinas Pariwisata serta Himpunan Perias Kab. Kebumen. Kriteria penilaian finalis meliputi kelengkapan administrasi, karya tulis, tes tertulis dan wawancara. Bahkan perilaku selama karantina juga tak luput penilaian hingga saat grand final.

Selain memperebutkan juara pada pemilihan duta wisata itu, para peserta juga mendapat penghargaan khusus pada lima kategori yaitu favorit, kreatifitas, persahabatan, intelegensi, fotogenik serta kepribadian.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd. didampingi Guru pendamping SMK Ma’arif 2 Gombong Deni Setyo Mirawanto, S.Pd. ketika dijumpai MadugoNews mengatakan, ajang ini bukan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, namun lebih menjadikan event peningkatan kreatifitas dan bakat siswa yang terlibat didalamnya.

Retno menambahkan, apa yang ditorehkan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong yang menyabet juara kategori kreatifitas itu, adalah hal yang luar biasa, hasil dari berjibaku Rani yang berani menunjukkan penampilan antimainstreem *berani beda_red), yakni mendeklamasikan puisi. Sementara mayoritas finalis lainnya menampilkan seni tarik suara atau bernyanyi serta tari dan sebagainya.

Rani mampu menghidupkan sebuah karya yang hanya tertoreh di secarik kertas itu menjadi sebuah pertunjukkan yang bukan hanya menonjolkan keindahan sastra saja melainkan mampu menanamkan pesan-pesan bijak secara mendalam pada penonton. “…begitulah sebuah proses perjuangan untuk sampai pada kesuksesan kadangkala kita butuh sesuatu yang beda dengan lainnya.” Ungkap Retno dengan santai.

Baru tahun ini, lanjut Retno, SMK Ma’arif 2 Gombong mendelegasikan siswa dan siswinya untuk ikut dalam ajang pemilihan duta wisata Mas dan Mbak Kabupaten Kebumen 2016 dan bisa menjuarai kategori Kreatifitas dan ini menjadikan penyemangat bagi siswa yang lainnya. 

“Diharapkan untuk tahun mendatang perwakilan dari SMK Ma’arif 2 Gombong bisa menjadi juara duta wisata Mas dan Mbak Kabupaten Kebumen pada ajang yang sama”. Pungkas Retno.

Sementara itu sang finalis Rani Dwi Haryanti disela-sela kegiatan karantina di hotel Benteng Vander Wijck Gombong menyempatkan diri mengunjungi sekolah tercinta SMK Ma’arif 2 Gombong untuk meminta restu kepada semua guru dan karyawan maupun teman-teman sejawatnya agar dirinya bisa maksimal dan membawa nama baik sekolah.

Tidak lupa Rani sharing dan membagikan pengalamannya kepada guru dan juga kepada adik kelasnya agar event bergengsi ini bisa diikuti oleh adik-adik kelasnya pada periode tahun-tahun berikutnya. Dan semoga pihak sekolahpun supaya menambah apresiasi dan dukungannya kepada duta sekolah yang mengikuti ajang bergengsi ini.

Rani merasa sangat bangga menjadi juara kategori kreatifitas dalam acara tersebut. Harapan besar yang terbayang dari seorang siswi dengan nama lengkap Rani Dwi Haryanti kelahiran Kebumen, 25 Juli 1998 yang berasal dari desa Madurejo Kecamatan Puring itu adalah Kebumen kedepan semoga lebih dikenal dengan berbagai kelebihan termasuk kepariwisataannya.

Selain itu, Rani mengutarakan “saya akan terus mempromosikan kepada masyarakat luas tentang Kebumen yang penuh keindahan sebagai wujud apresiasi saya dalam kejuaraan ini”. tegas Rani sambil tersenyum simpul. (sfd)

SMK Ma’arif 2 Gombong sabet Juara II LKS Refrigerasi tingkat Provinsi Jateng


GOMBONG (MadugoNews) - Meski hanya sebagai anak desa, namun Ihsan Aziz Mubarok mampu menorehkan prestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dengan nilai 90,07 siswa kelas XII Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen berhasil menjadi juara II dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK bidang Refrigerasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah ke XXV Tahun 2016. Dia kalah tipis dengan pesaingnya Juara I yaitu A. Nur Fatkhul Cholbi dari SMK Negeri 2 Kendal (96,63) dan juara III Rizkiono asal SMK Negeri 3 Pekalongan (89,70).

Ihsan mengaku bangga sebagai anak desa yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kebumen di kancah Provinsi Jawa Tengah. “Alhamdulillah, saya bisa menjadi juara,” ucapnya bangga ketika dijumpai MadugoNews setelah Upacara bendera, Senin (19/9).

Anak bontot dari 6 bersaudara pasangan dari Bapak Supriyono dan Ibu Komsiatun itu, mengaku sempat minder. Tetapi atas motivasi dari guru pembimbingnya Suri Kartika Wati, S.Pd., Joko Tri Sarwanto dan Dimas Prayogo Catur B. P, dirinya mampu menghilangkan rasa mindernya atau optimis ketika lomba berlangsung di SMK Negeri 2 Klaten Surakarta, pada 14-17 September 2016 lalu.

“Sempat minder sih, wong baru pertama kali ikut lomba di tingkat Jawa Tengah,” tuturnya dengan polos.

Di Surakarta, Ihsan bertarung dengan 12 peserta utusan dari 12 Kabupaten Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara atau Jurusan Rerigeration se Jawa Tengah. Dia harus menguasai betul berbagai materi lomba yang meliputi tes teori, memasang installasi AC, service kulkas, mengoperasikan alat refrigerasi, desain dan konstruksi pemipaan, uji presentasi dan uji wawancara.

Atas prestasi yang ditorehnya, remaja asal Desa Kalitengah Gombong yang lahir pada tanggal 8 September 1999 itu mendapat banyak Piala, medali dan piagam serta uang pembinaan dari Panitia Penyelenggara, dari Sekolahnya, dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen.

Dikelasnya, Ihsan juga menempati 5 besar dalam prestasinya. Meski demikian, dia selalu aktif dan menjadi pengurus kelas yang mampu memanage teman-temannya. Hobi gemar membaca dan sepak bola ini ketika lulus kelak bercita-cita ingin kerja menjadi Mekanik yang handal “Setelah lulus, saya pingin kerja jadi mekanik Perusahaan Bonafit di Jakarta untuk membantu orang tua,” ucapnya.

“Keberhasilan SMK Ma’arif 2 Gombong dibidang refrigerasi pada ajang LKS Tingkat Provinsi Jateng, merupakan kali keempat sejak tahun 2012,” ungkap Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom, didampingi Kepala Jurusan TPTU Suri Kartika Wati, S.Pd. Senin (19/9/2016).

Sejak Tahun 2013, lanjutnya, Sekolah Rujukan ini berkali-kali meraih juara 2 bidang Refrigerasi tingkat Jateng, tahun 2014 juara 2 tingkat Provinsi Jateng dan tahun 2015 juara 2 tingkat Provinsi Jateng. “Tahun ini, Alhamdulillah kembali meraih juara 2 tingkat Provinsi Jateng,” ungkapnya.

Ngadino berharap, SMK Ma’arif 2 Gombong bisa meraih juara 1 tingkat nasional pada kejuaraan yang sama tahun depan. Ngadino berjanji, kepada para siswanya yang telah mengukir prestasi akan diberikan beasiswa sesuai dengan tingkat prestasi yang telah diraihnya. Termasuk guru pembimbing yang ikut serta mengantarkan peserta didiknya menjadi anak yang berkualitas. “Sekolah akan memperhatikan penuh kepada siswa yang berprestasi dan juga guru pembimbingnya,” ucap Ngadino dalam Sambutan upacara bendera hari Senin (19/9/2016) kemarin.

Kepala sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan pak jenggot itu turut bangga atas prestasi peserta didiknya. SMK yang terletak di jalan raya Kemukus No. 96 B Gombong ini sejak berdiri 1994, merupakan sekolah yang banyak meraih prestasi. Apresiasi atas prestasi itu, juga ditunjukkan oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I dan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen H. Ahmad Ujang Sugiono, S.H. saat sambutan di tiap-tiap acara besar di SMK Ma’arif 2 Gombong seperti acara pelepasan siswa kelas XII.

Disekolahnya, lanjut Ngadino, memberikan dorongan dan keleluasan kepada para siswa yang berjumlah 1138 itu untuk mengeksplorasi prestasinya. Segala prestasi yang diraih para siswanya diberi reward yang pantas termasuk dalam bentuk beasiswa. 

”Silahkan kalian berlomba-lomba untuk mengharumkan nama sekolah, pihak sekolah akan senantiasa menfasilitasi dan memberikan apresiasi dalam bentuk reward kepada siswa yang telah berprestasi” ujar Ngadino penuh semangat. (Sfd)

Senin, 14 Agustus 2017

Rayakan Idul Adha, Keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong Sembelih 10 ekor Kambing.

MadugoNews (GOMBONG) - Keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong, dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah, sembelih sepuluh ekor kambing, Senin (12/9/2016) kemarin, digelar di halaman sekolah setempat.


Sebelum penyembelihan hewan qurban dilakukan, warga sekolah menyelenggarakan Shalat sunnah Idul Adha berjamaah yang dihadiri semua siswa kelas X, XI, XII serta dewan guru dan karyawan, pelaksanaan shalat Idul Adhapun berlangsung hikmat walau dalam suasana mendung dan kabut asap yang tidak terlalu tebal. Khatib Arif Rochman, M.Pd.I dalam khutbahnya, mengingatkan umat Islam tentang makna hari raya qurban.


Menurut Arif Rochman, qurban adalah wujud keikhlasan dan kesalehan sosial. "Mereka yang rajin melaksanakan ibadah shalat, namun tidak mempedulikan anak yatim dan orang-orang miskin, termasuk pendusta agama," tegasnya.


Seusai pelaksanaan shalat idul adha dan khutbah, selanjutnya dilaksanakan mushafahah atau bersalam-salaman yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di halaman parkir belakang sekolah.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd. didampingi sekretaris Panitia Idul Adha Dyah Purba Setyorini, S.Pd. mengatakan pada hari itu, para guru dan siswa saling berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan shalat Idul Adha dan Penyembelihan hewan qurban, karena memang itu program tahunan sekolah. “Kegiatan ini melatih warga sekolah untuk melaksanakan ajaran agama Islam dengan selalu bersyukur atas kenikmatan yang diberikan kepada kita”. Terang Retno.


Retno menambahkan, Proses penyembelihan hewan kurban ke sepuluh ekor kambing, dibagi menjadi delapan lokasi, diantaranya satu ekor di Masjid Mujahidin Kemukus, satu ekor di MTs Ma’arif Sempor, satu ekor di SMP Ma’arif Gandusari Kuwarasan, satu ekor di Masjid Al-Ikhlas Kembang Kuning Kemukus, satu ekor di Mushola Darussalam Babakan, Bendungan, satu ekor di Ranting NU Klopogodo, satu ekor di Ranting NU Patemon, satu ekor di Ranting NU Banjarsari dan dua ekor disembelih di Sekolah setempat untuk bagi ke masyarakat dan para siswa serta dewan guru dan karyawan.


Menurut Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban, Arif Rochman, M.Pd.I mengatakan, bahwa kegiatan ini telah terlaksana selama 6 tahun belakangan. "Kegiatan ini sudah 6 tahun terlaksana, dan kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan partisipasi semua pihak, seluruh siswa, dewan guru, karyawan, komite serta masyarakat," ujarnya.


Arif menambahkan, program tersebut direncanakan akan terus dilakukan setiap tahunnya dengan target desa-desa yang masih terisolir atau desa pedalaman dengan tingkat kesejahteraannya masih rendah.  “Kami insya Allah akan selalu membagikan hewan qurban kepada masyarakat luas agar kegiatan tersebut menambah barokah,” imbuhnya.


Sementara itu ketika dijumpai MadugoNews salah satu warga desa Klopogodo Kecamatan Gombong yang menerima hewan Qurban Khozin, S.Pd.I, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas bantuan hewan Qurban dari SMK Ma’arif 2 Gombong. Baginya dengan adanya bantuan seperti ini, warganya jadi ikut merasakan khususnya warga di RTnya.


“Alhamdulillah desa kami diberikan satu ekor kambing, semoga SMK Ma’arif 2 Gombong selalu maju, selalu banyak muridnya dan selalu menambah keberkahan bagi umat banyak,” terang Khojin seraya mendoakan. (sfd)
 

Terima kasih telah berkunjung di Website SMK Ma'arif 2 Gombong. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita atau Informasi dari kami.
Layanan Iklan dan Liputan : 081327736138 | Email: saifudinmadugo@yahoo.com