.::Segenap Warga SMK Ma'arif 2 Gombong, besok hari Rabu, 22 November 2017 mengikuti Jalan Sehat Peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong ::.

PT. Panasonic Indonesia mengadakan Pelatihan Kerja di SMK Madu Go

Panasonic Manufakturing Indonesia Hari ini datang ke SMK Madu Go untuk menyeleksi calon peserta Magang Kerja.

Pendaftaran Brigadir Polisi, Gratis !!!

SMK Ma’arif 2 Gombong kedatangan Anggota Polsek Gombong untuk sosialisasi Pendaftaran Brigadir Polisi RI

Antusiasme pelaksanaan UTS di SMK Madu Go

SMK Madu Go menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

Jurusan TKR SMK Madu Go mengadakan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor

SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor (AHM).

SMK Madu Go mengadakan operasi peningkatan kedisiplinan dan kerapihan siswa

Dalam rangka menciptakan kedisiplinan dan kerapihan dalam KBM maka perlu diterapkan tata tertib sekolah.

Senin, 20 November 2017

Jelang Ujian Tengah Semester SMK Ma’arif 2 Gombong undang motivator

GOMBONG (MadugoNews) – sebanyak 1.134 siswa dari kelas X, XI dan XII SMK Ma’arif 2 Gombong mengikuti kegiatan motivasi melalui pendekatan siswa menyambut Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Kegiatan tersebut diselenggarakan di masjid Nurul Mujahirin Kemukus Gombong, Senin (26/9) berlangsung dengan hikmat.

Kegiatan yang menghadirkan Ustadz Abdullah Ma’sum, S.Pd.I., M.S.I Dosen Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo itu, dimaksudkan agar seluruh siswa yang akan mengikuti Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 memiliki ketenangan dalam mengerjakan soal serta berpikir untuk selalu dapat atau berhasil mengerjakan seluruh soal yang akan dikerjakan serta lebih memiliki character building yang menyeluruh, kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd.

Siswa dalam kegiatan tersebut diajak untuk lebih fokus belajar dan selalu belajar tidak hanya dalam mengahadapi Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 yang akan dilakukan mulai Selasa, (27/9) mendatang, namun harus membiasakan diri dengan belajar setiap harinya, ungkap Retno.

Retno menambahkan, sukses seorang siswa atau pelajar menghadapi kemajuan serta kehidupan mendatang tak lagi berpedoman kepada hasil Ujian apapun, tapi harus memiliki tekat, motivasi, karakter dan kerja keras. Untuk itu pihaknya menyelenggarakan kegiatan motivasi tersebut agar semua harapan itu tercapai.

Sementara itu, Ketua Panitia Iman Santoso kelas XI TKR 1 ketika dijumpai MadugoNews disela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menghadapi Ujian Tengah Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 SMK Ma’arif 2 Gombong, “alhamdulillah teman-teman, adik dan kakak kelas semua terlihat antusias untuk mendengarkan motivasi yang disampaikan oleh pak ustadz”. Ungkap Iman

Iman berharap semua hadirin dapat mengikuti perilaku seperti yang dicontohkan rasul dalam menjalani hidup berdasarkan ajaran agama Islam. “Dengan kegiatan motivasi tersebut, semoga kita dapat lebih memahami tentang ajaran Islam sesuai dengan tema “interprestasi Islam dalam dunia global”. Tegas Iman.

Dalam motivasinya, Ustadz Abdullah Ma’sum membahas masalah akhlak manusia untuk tetap berperilaku baik seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, kepada para siswa Ustadz Abdullah juga membahas masalah do’a dan usaha yang merupakan modal dasar untuk menuju hidup yang bahagia. Ia menjelaskan, apabila kita berusaha pasti Allah akan memberikan jalan keluar Innallaha  laa yughoyyiru ma bi qaumin hatta yughoyyiru ma bi anfusihim. Sungguh Allah, tidak akan mengubah nasib suatu kaum tanpa adanya kesungguhan dari kaum tersebut untuk mengubah nasibnya sendiri. tegas ustadz mengutip Q.S. Ar-Rad  ayat 11.

"Ternyata do’a dan usaha itu dibutuhkan manusia untuk merubah hidupnya agar hidup ini lebih bermakna dan Allahlah yang menentukan segala sesuatu. Makanya sebisa mungkin saat usia remaja ini harus lebih mandiri dan belajar lebih giat," ajak ustadz.

Dengan suara hening, sebuah renungan disampaikan ustadz Ma’sum dengan pembawaanya yang tenang dan damai, membuat air mata semua siswa berjatuhan, begitu tersentuh dalam hati, penuh sesak, dan yang membuat para siswa tiba-tiba berkeinginan untuk bertemu orangtua untuk meminta maaf dan restu.

Untuk mengakhiri kegiatan tersebut para hadirin diajak berdoa sesuai keinginan masing-masing ketika ustadz mengucapkan;"iyyakana’budu wa iyya kanasta’in”, harapannya Allah akan mengabulkan semua permintaan kita semua karena Allah berfirman; “Inilah bagian antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta”. Imbuh Ustadz Abdullah (Sfd)

Duta SMK Ma’arif 2 Gombong Juarai Kategori Kreatifitas Pada Ajang Pemilihan Duta Wisata Kebumen 2016

GOMBONG (MadugoNews) - Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2016 telah usai digelar di Benteng Vander Wijck Gombong, Minggu (25/09/2016) malam. Ajang bergengsi itu sudah dimulai sejak 16 hingga 22 September 2016 yang diawali dari proses seleksi yang diikuti ratusan pendaftar hingga lolos seleksi terpilih 30 besar yang terdiri dari 15 orang Mbak dan 15 orang Mas dari perwakilan sekolahan, perguruan tinggi maupun peserta umum.

Suara riuh menyelimuti  halaman Benteng Vander Wijck Gombong berasal dari para pendukungnya. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, para tamu undangan pun ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat dan suara lantang. Pada acara yang meriah tersebut juga dihadiri oleh duta wisata Mas dan Mbak dari Kabupaten lain seperti Purworejo, Magelang, Wonosobo, Banyumas, Bantul, Cilacap dan Kabupaten lainnya.

Sebanyak 15 pasangan finalis dari berbagai kategori itu bersaing dalam pemilihan Duta Wisata 2016. Pagelaran Duta Wisata Kabupaten Kebumen itu diharapkan bertujuan memilih generasi muda sebagai figur yang kreatif, inovatif dan cerdas serta mampu mempromosikan citra baik Kabupaten Kebumen utamanya pariwisata dikancah nasional maupun internasional. Hal ini sesuai harapan Bupati Kebumen Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, S.E. yang memberi sambutan diacara tersebut. Para pesertapun menjalani berbagai pembekalan dalam karantina 20-24 September 2016 di Benteng Vander Wijck Gombong.

Dewan juri dalam ajang bergengsi ini adalah dari insan yang memiliki latar belakang professional seperti dosen bahasa Inggris Stikes Muhammadiyah Gombong, Unsur Pemda Kebumen, Dinas Pariwisata serta Himpunan Perias Kab. Kebumen. Kriteria penilaian finalis meliputi kelengkapan administrasi, karya tulis, tes tertulis dan wawancara. Bahkan perilaku selama karantina juga tak luput penilaian hingga saat grand final.

Selain memperebutkan juara pada pemilihan duta wisata itu, para peserta juga mendapat penghargaan khusus pada lima kategori yaitu favorit, kreatifitas, persahabatan, intelegensi, fotogenik serta kepribadian.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd. didampingi Guru pendamping SMK Ma’arif 2 Gombong Deni Setyo Mirawanto, S.Pd. ketika dijumpai MadugoNews mengatakan, ajang ini bukan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, namun lebih menjadikan event peningkatan kreatifitas dan bakat siswa yang terlibat didalamnya.

Retno menambahkan, apa yang ditorehkan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong yang menyabet juara kategori kreatifitas itu, adalah hal yang luar biasa, hasil dari berjibaku Rani yang berani menunjukkan penampilan antimainstreem *berani beda_red), yakni mendeklamasikan puisi. Sementara mayoritas finalis lainnya menampilkan seni tarik suara atau bernyanyi serta tari dan sebagainya.

Rani mampu menghidupkan sebuah karya yang hanya tertoreh di secarik kertas itu menjadi sebuah pertunjukkan yang bukan hanya menonjolkan keindahan sastra saja melainkan mampu menanamkan pesan-pesan bijak secara mendalam pada penonton. “…begitulah sebuah proses perjuangan untuk sampai pada kesuksesan kadangkala kita butuh sesuatu yang beda dengan lainnya.” Ungkap Retno dengan santai.

Baru tahun ini, lanjut Retno, SMK Ma’arif 2 Gombong mendelegasikan siswa dan siswinya untuk ikut dalam ajang pemilihan duta wisata Mas dan Mbak Kabupaten Kebumen 2016 dan bisa menjuarai kategori Kreatifitas dan ini menjadikan penyemangat bagi siswa yang lainnya. 

“Diharapkan untuk tahun mendatang perwakilan dari SMK Ma’arif 2 Gombong bisa menjadi juara duta wisata Mas dan Mbak Kabupaten Kebumen pada ajang yang sama”. Pungkas Retno.

Sementara itu sang finalis Rani Dwi Haryanti disela-sela kegiatan karantina di hotel Benteng Vander Wijck Gombong menyempatkan diri mengunjungi sekolah tercinta SMK Ma’arif 2 Gombong untuk meminta restu kepada semua guru dan karyawan maupun teman-teman sejawatnya agar dirinya bisa maksimal dan membawa nama baik sekolah.

Tidak lupa Rani sharing dan membagikan pengalamannya kepada guru dan juga kepada adik kelasnya agar event bergengsi ini bisa diikuti oleh adik-adik kelasnya pada periode tahun-tahun berikutnya. Dan semoga pihak sekolahpun supaya menambah apresiasi dan dukungannya kepada duta sekolah yang mengikuti ajang bergengsi ini.

Rani merasa sangat bangga menjadi juara kategori kreatifitas dalam acara tersebut. Harapan besar yang terbayang dari seorang siswi dengan nama lengkap Rani Dwi Haryanti kelahiran Kebumen, 25 Juli 1998 yang berasal dari desa Madurejo Kecamatan Puring itu adalah Kebumen kedepan semoga lebih dikenal dengan berbagai kelebihan termasuk kepariwisataannya.

Selain itu, Rani mengutarakan “saya akan terus mempromosikan kepada masyarakat luas tentang Kebumen yang penuh keindahan sebagai wujud apresiasi saya dalam kejuaraan ini”. tegas Rani sambil tersenyum simpul. (sfd)

SMK Ma’arif 2 Gombong sabet Juara II LKS Refrigerasi tingkat Provinsi Jateng


GOMBONG (MadugoNews) - Meski hanya sebagai anak desa, namun Ihsan Aziz Mubarok mampu menorehkan prestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dengan nilai 90,07 siswa kelas XII Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen berhasil menjadi juara II dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK bidang Refrigerasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah ke XXV Tahun 2016. Dia kalah tipis dengan pesaingnya Juara I yaitu A. Nur Fatkhul Cholbi dari SMK Negeri 2 Kendal (96,63) dan juara III Rizkiono asal SMK Negeri 3 Pekalongan (89,70).

Ihsan mengaku bangga sebagai anak desa yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kebumen di kancah Provinsi Jawa Tengah. “Alhamdulillah, saya bisa menjadi juara,” ucapnya bangga ketika dijumpai MadugoNews setelah Upacara bendera, Senin (19/9).

Anak bontot dari 6 bersaudara pasangan dari Bapak Supriyono dan Ibu Komsiatun itu, mengaku sempat minder. Tetapi atas motivasi dari guru pembimbingnya Suri Kartika Wati, S.Pd., Joko Tri Sarwanto dan Dimas Prayogo Catur B. P, dirinya mampu menghilangkan rasa mindernya atau optimis ketika lomba berlangsung di SMK Negeri 2 Klaten Surakarta, pada 14-17 September 2016 lalu.

“Sempat minder sih, wong baru pertama kali ikut lomba di tingkat Jawa Tengah,” tuturnya dengan polos.

Di Surakarta, Ihsan bertarung dengan 12 peserta utusan dari 12 Kabupaten Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara atau Jurusan Rerigeration se Jawa Tengah. Dia harus menguasai betul berbagai materi lomba yang meliputi tes teori, memasang installasi AC, service kulkas, mengoperasikan alat refrigerasi, desain dan konstruksi pemipaan, uji presentasi dan uji wawancara.

Atas prestasi yang ditorehnya, remaja asal Desa Kalitengah Gombong yang lahir pada tanggal 8 September 1999 itu mendapat banyak Piala, medali dan piagam serta uang pembinaan dari Panitia Penyelenggara, dari Sekolahnya, dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen.

Dikelasnya, Ihsan juga menempati 5 besar dalam prestasinya. Meski demikian, dia selalu aktif dan menjadi pengurus kelas yang mampu memanage teman-temannya. Hobi gemar membaca dan sepak bola ini ketika lulus kelak bercita-cita ingin kerja menjadi Mekanik yang handal “Setelah lulus, saya pingin kerja jadi mekanik Perusahaan Bonafit di Jakarta untuk membantu orang tua,” ucapnya.

“Keberhasilan SMK Ma’arif 2 Gombong dibidang refrigerasi pada ajang LKS Tingkat Provinsi Jateng, merupakan kali keempat sejak tahun 2012,” ungkap Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom, didampingi Kepala Jurusan TPTU Suri Kartika Wati, S.Pd. Senin (19/9/2016).

Sejak Tahun 2013, lanjutnya, Sekolah Rujukan ini berkali-kali meraih juara 2 bidang Refrigerasi tingkat Jateng, tahun 2014 juara 2 tingkat Provinsi Jateng dan tahun 2015 juara 2 tingkat Provinsi Jateng. “Tahun ini, Alhamdulillah kembali meraih juara 2 tingkat Provinsi Jateng,” ungkapnya.

Ngadino berharap, SMK Ma’arif 2 Gombong bisa meraih juara 1 tingkat nasional pada kejuaraan yang sama tahun depan. Ngadino berjanji, kepada para siswanya yang telah mengukir prestasi akan diberikan beasiswa sesuai dengan tingkat prestasi yang telah diraihnya. Termasuk guru pembimbing yang ikut serta mengantarkan peserta didiknya menjadi anak yang berkualitas. “Sekolah akan memperhatikan penuh kepada siswa yang berprestasi dan juga guru pembimbingnya,” ucap Ngadino dalam Sambutan upacara bendera hari Senin (19/9/2016) kemarin.

Kepala sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan pak jenggot itu turut bangga atas prestasi peserta didiknya. SMK yang terletak di jalan raya Kemukus No. 96 B Gombong ini sejak berdiri 1994, merupakan sekolah yang banyak meraih prestasi. Apresiasi atas prestasi itu, juga ditunjukkan oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I dan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kebumen H. Ahmad Ujang Sugiono, S.H. saat sambutan di tiap-tiap acara besar di SMK Ma’arif 2 Gombong seperti acara pelepasan siswa kelas XII.

Disekolahnya, lanjut Ngadino, memberikan dorongan dan keleluasan kepada para siswa yang berjumlah 1138 itu untuk mengeksplorasi prestasinya. Segala prestasi yang diraih para siswanya diberi reward yang pantas termasuk dalam bentuk beasiswa. 

”Silahkan kalian berlomba-lomba untuk mengharumkan nama sekolah, pihak sekolah akan senantiasa menfasilitasi dan memberikan apresiasi dalam bentuk reward kepada siswa yang telah berprestasi” ujar Ngadino penuh semangat. (Sfd)

Senin, 14 Agustus 2017

Rayakan Idul Adha, Keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong Sembelih 10 ekor Kambing.

MadugoNews (GOMBONG) - Keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong, dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah, sembelih sepuluh ekor kambing, Senin (12/9/2016) kemarin, digelar di halaman sekolah setempat.


Sebelum penyembelihan hewan qurban dilakukan, warga sekolah menyelenggarakan Shalat sunnah Idul Adha berjamaah yang dihadiri semua siswa kelas X, XI, XII serta dewan guru dan karyawan, pelaksanaan shalat Idul Adhapun berlangsung hikmat walau dalam suasana mendung dan kabut asap yang tidak terlalu tebal. Khatib Arif Rochman, M.Pd.I dalam khutbahnya, mengingatkan umat Islam tentang makna hari raya qurban.


Menurut Arif Rochman, qurban adalah wujud keikhlasan dan kesalehan sosial. "Mereka yang rajin melaksanakan ibadah shalat, namun tidak mempedulikan anak yatim dan orang-orang miskin, termasuk pendusta agama," tegasnya.


Seusai pelaksanaan shalat idul adha dan khutbah, selanjutnya dilaksanakan mushafahah atau bersalam-salaman yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di halaman parkir belakang sekolah.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Retno Pudjiastuti, S.Pd. didampingi sekretaris Panitia Idul Adha Dyah Purba Setyorini, S.Pd. mengatakan pada hari itu, para guru dan siswa saling berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan shalat Idul Adha dan Penyembelihan hewan qurban, karena memang itu program tahunan sekolah. “Kegiatan ini melatih warga sekolah untuk melaksanakan ajaran agama Islam dengan selalu bersyukur atas kenikmatan yang diberikan kepada kita”. Terang Retno.


Retno menambahkan, Proses penyembelihan hewan kurban ke sepuluh ekor kambing, dibagi menjadi delapan lokasi, diantaranya satu ekor di Masjid Mujahidin Kemukus, satu ekor di MTs Ma’arif Sempor, satu ekor di SMP Ma’arif Gandusari Kuwarasan, satu ekor di Masjid Al-Ikhlas Kembang Kuning Kemukus, satu ekor di Mushola Darussalam Babakan, Bendungan, satu ekor di Ranting NU Klopogodo, satu ekor di Ranting NU Patemon, satu ekor di Ranting NU Banjarsari dan dua ekor disembelih di Sekolah setempat untuk bagi ke masyarakat dan para siswa serta dewan guru dan karyawan.


Menurut Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban, Arif Rochman, M.Pd.I mengatakan, bahwa kegiatan ini telah terlaksana selama 6 tahun belakangan. "Kegiatan ini sudah 6 tahun terlaksana, dan kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan partisipasi semua pihak, seluruh siswa, dewan guru, karyawan, komite serta masyarakat," ujarnya.


Arif menambahkan, program tersebut direncanakan akan terus dilakukan setiap tahunnya dengan target desa-desa yang masih terisolir atau desa pedalaman dengan tingkat kesejahteraannya masih rendah.  “Kami insya Allah akan selalu membagikan hewan qurban kepada masyarakat luas agar kegiatan tersebut menambah barokah,” imbuhnya.


Sementara itu ketika dijumpai MadugoNews salah satu warga desa Klopogodo Kecamatan Gombong yang menerima hewan Qurban Khozin, S.Pd.I, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas bantuan hewan Qurban dari SMK Ma’arif 2 Gombong. Baginya dengan adanya bantuan seperti ini, warganya jadi ikut merasakan khususnya warga di RTnya.


“Alhamdulillah desa kami diberikan satu ekor kambing, semoga SMK Ma’arif 2 Gombong selalu maju, selalu banyak muridnya dan selalu menambah keberkahan bagi umat banyak,” terang Khojin seraya mendoakan. (sfd)
 

Terima kasih telah berkunjung di Website SMK Ma'arif 2 Gombong. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita atau Informasi dari kami.
Layanan Iklan dan Liputan : 081327736138 | Email: saifudinmadugo@yahoo.com 

Rabu, 17 Agustus 2016

Pengurus OSIS baru dilantik.

MadugoNews (GOMBONG) - Menindaklanjuti hasil Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) SMK Ma’arif 2 Gombong yang telah dilaksanakan pada hari Rabu (10 /8/2016) kemarin, maka Kepala sekolah melakukan pelantikan kepengurusan OSIS terpilih masa bakti 2016-2017 yang berlangsung di halaman sekolah setempat Rabu, (17/8/16).
Pelantikan Anggota OSIS SMK Ma’arif 2 Gombong masa bakti 2016-2017 itu sekaligus menandakan berakhirnya kerja pengurus OSIS masa bakti 2015-2016. Moment pergantian kepengurusan OSIS sebagai organisasi sekolah tertinggi dilaksanakan bersamaan dengan upacara Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71 itu berjalan dengan hikmat.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom menyampaikan selamat dan sukses kepada ketua terpilih dan seluruh pengurusnya agar mengedepankan kerjasama, tanggungjawab dan disiplin dalam menjalankan organisasi intra sekolah ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran pengurus OSIS masa bakti 2015/2016 yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya selama satu tahun.
Ngadino menambahkan, OSIS berperan sangat penting untuk menyampaikan peraturan-peraturan yang berlaku di SMK Ma’arif 2 Gombong. Pengurus OSIS sebagai ujung tombak bagi teman-temannya dalam melaksanakan peraturan yang ada di SMK Ma’arif 2 Gombong. “Saya berharap kepada pengurus OSIS yang baru bisa mengharumkan nama Sekolah, bisa melanjutkan program yang sudah ada serta program lama yang bagus agar bisa dipertahankan. Mudah-mudahan pengurus OSIS tahun ini bisa semakin bagus dari tahun-tahun sebelumnya”. harap Ngadino.
Oleh karenanya jajaran pengurus baru kini ditantang untuk lebih kreatif, inovatif dan memiliki kemampuan lebih dari siswa-siswi lainnya, sehingga eksistensi OSIS masa bakti 2016-2017 ini akan mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas siswa secara umum di sekolahnya.
Dalam prosesi pelantikan, para pengurus OSIS maju kedepan menghadap seluruh peserta upacara dan membacakan janji pengurus OSIS dengan dipimpin oleh Pembina Upacara. Setelah seluruh pengurus OSIS kembali ke tempat semula, diadakan prosesi serah terima jabatan dari pengurus OSIS masa bakti 2015-2016 kepada pengurus OSIS masa bakti 2016-2017 yang diwakili oleh Ketua OSIS, Sekretaris OSIS dan Bendahara OSIS periode lama dan periode baru.
Serah terima jabatan ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih, Bendera OSIS dan Bendera NU sebagai lambang sekolah Ma’arif. Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong mengenai susunan pembina OSIS periode 2016-2017 sesuai dengan hasil rapat guru-guru bersama kepala sekolah.
Ketika dijumpai MadugoNews di sela-sela kegiatan pelantikan, ketua OSIS baru Mohammad Hasyim (15) dari kelas XI TKR 2 berjanji akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Hasyim juga berharap agar seluruh siswa-siswi SMK Ma’arif 2 Gombong dapat mendukung program kegiatan yang akan dilaksanakan.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Mantan Ketua OSIS masa bakti 2015-2016, Rifqi Indrian Pratama (16) dari kelas XII TKR 1 yang menyatakan siap memberikan masukan kepada jajaran OSIS yang baru dalam menjalankan tugasnya. “saya mewakili pengurus OSIS lama masa bakti 2015-2016 dengan senang hati akan selalu membantu pengurus OSIS yang baru dan kami juga berpesan agar pengurus baru jangan sampai terjadi konflik internal untuk itu harus selalu menjaga kekompakan dalam menjalankan tugasnya.” Tegas Rifqi (SaifudinMDG)

Jadi Anggota Paskibra, Bukan Halangan Berprestasi

MadugoNews (Gombong, 16/8/16) - Ungkapan yang menyatakan bahwa kegiatan ekstra kurikuler menjadi penghambat dalam belajar ternyata tidak berlaku bagi Erry Sulistiyo (16). Meskipun aktif mengikuti kegiatan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Gombong yang sangat menyita waktu belajar, prestasinya di sekolah Erry justru semakin meningkat.
Kegiatan Paskibra yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2016 mendatang, dalam persiapan latihannya sebenarnya sangat mengurangi jatah belajar di kelas, justru menjadi motivasi tersendiri dalam belajar bagi siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan di SMK Ma’arif 2 Gombong tersebut.
Ketika dijumpai MadugoNews, Erry menyampaikan bahwa Latihan Paskibra dilakukan sudah sebanyak 15 kali dengan dilatih oleh Oekie Sakti Priyono, S.Pd. selaku staff bidang Kesiswaan SMK Ma’arif 2 Gombong. Dengan waktu latihan mulai dari pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB itu, otomatis 15 hari waktu belajarnya, tidak dapat digunakan secara maksimal. Siswa kelahiran tahun 2000 ini mengakui, kegiatan Paskibra membuatnya terpaksa meninggalkan beberapa mata pelajaran di kelasnya.
Namun, itu bukan alasan untuk tidak berprestasi. Agar tidak tertinggal pelajaran, dia rajin menanyakan dan meminjam buku pelajaran pada teman sekelasnya. Dijelaskannya, usai latihan Paskibra maka dia langsung mengikuti pelajaran di sekolah.
Adapun waktu istirahatnya akan ia gunakan untuk menanyakan beberapa hal terkait dengan pelajaran yang sudah tertinggal. Di rumahnya, yang beralamat di Desa Ori Kecamatan Kuwarasan, Siswa yang mempunyai cita-cita menjadi Tentara dan Musisi itu langsung akan mencatat pelajaran yang sudah tertinggal usai pulang sekolah.
“……Saya meminjam buku pelajaran dari teman sekelas, kemudian langsung menyalinnya dirumah,” kata putra kesayangan pasangan Bapak Eko Sulistiyo dan Ibu Paryitni ini.
“Yaaa kita malu dong ah..., Masa pasukan Paskibra oon…” imbuhnya sembari tersenyum manis.
Erry menambahkan bahwa dia telah menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan baru kali ini, sehingga ia merasa grogi, saat kelas X (sepuluh) pun tambah dia, bukanlah siswa yang berprestasi. Namun setelah mengikuti Paskibra justru menjadi motivasi tersendiri untuk selalu semangat belajar. “Alhamdulillah….di kelas XI (sebelas) sekarang ini saya masih bertahan di kelas TKR 1, yang katanya kelas TKR 1 itu adalah kelas unggulan. Mudah-mudahan prestasiku akan terus meningkat,” ucapnya.
Erry berharap, setelah usai melaksanakan tugas menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan itu, akan membagi ilmu tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada adik-adik kelas pada saat ekstrakurikuler pramuka yang sekarang menjadi ekskul wajib pada kurikulum 2013.
“…Insya Allah saya dengan senang hati akan berbagi ilmu PPB ketika latihan pramuka disetiap hari jum’at sore, karena kebetulan saya juga menjadi dewan kerja ambalan angkatan XXII, mohon doanya semoga kami Perwakilan dari SMK Ma’arif 2 Gombong dapat menjalankan tugas yang mulia ini”. Imbuh Erry dengan rasa semangat (SaifudinMDG)
Kata kunci :
Jika kalian ingin menjadi orang sukses, maka galilah potensi diri kalian. Kalian bisa tingkatkan dengan kegiatan positif, misalnya mengikuti ekstrakurikuler di sekolahan, bermusik, berolahraga, membuat karya ilmiah, dan lain-lain.
Tingkatkan kegiatan yang kalian sukai. Banyak orang berprestasi diluar sekolah, bahkan banyak yang menjadi milyarder meskipun tidak sekolah hingga doctor, tetapi mereka harus menggali potensi diri untuk nantinya bisa menjadi orang yang sukses.

Rani Dwi Haryanti, Juara 1 Lomba Geguritan 2016

MadugoNews (Gombong, 16/8/16) - Bagi kalangan muda bahasa jawa saat ini menjadi bahasa yang kurang familier, karena mereka akan lebih suka menggunakan bahasa asing yang dianggapnya lebih keren.
Sedangkan berbahasa jawa dianggapnya kurang bisa mengikuti perkembangan jaman, apalagi mendalami sastra jawa. Bagi kalangan muda terkesan tidak memberi kepuasan. Lain halnya bila mendalam sastra yang lain.
Sastra jawa yang memiliki filosofi yang tinggi serta adanya nasehat dari para orang tua, oleh generasai muda sekarang perlahan mulai banyak yang meninggalkan. Mereka bisa dibilang mencintai karya sastra dari Negara lain. Baik itu puisi, novel atau yang lainnya, yang dianggapnya lebih dapat meningkatkan gaya hidupnya.
Berangkat dari keprihatinan tersebut dengan dilandasi tekat yang tinggi guna melestarikan seni sastra jawa Rani Dwi Haryanti mulai bertekad untuk serius berlatih Geguritan dibawah bimbingan Adisti Irma Pratiwi, S.Pd. dan Ria Lina Kartika, S.Pd. untuk mengikuti Lomba geguritan antar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kebumen yang diselenggarakan oleh STIE Putra Bangsa Kebumen bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-71, pada hari Senin, 15 Agustus 2016.
Lomba yang bertemakan “Menumbuhkan Karakter Berbudaya pada Diri Generasi Emas Bangsa” itu, diikuti oleh 39 peserta dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kebumen. Harapan dari acaranya tersebut tidak lain adalah untuk meningkatkan rasa dan sifat berbudaya para generasi muda.
Dalam lomba geguritan ini, Untuk juara 1 diraih oleh Rani Dwi Haryanti peserta dari SMK Ma’arif 2 Gombong. Adapun judul geguritan yang dipersembahkan Rani berjudul “Jimat Pamungkas” karya Pakde Tri Madu (Guru Senior Bahasa Jawa dan Praktisi Seni SMK Ma’arif 2 Gombong). Ketika dijumpai MadugoNews Gadis kelahiran Kebumen, 25 Juli 1998 asal Desa Madurejo Kecamatan Puring itu mengatakan, tetap optimis mengikuti lomba walaupun nomor undi yang diterima paling akhir yaitu nomor 39.
Rani menambahkan, ia merasa senang dan bangga dapat mengharumkan nama sekolahnya dengan membawa pulang Piala Juara I, Sertifikat dan Uang Pembinaan untuk Beasiswa.
Rasa senang dan bahagia terus menyelimuti hati rani, seperti yang tertulis dalam akun FBnya, Rani Anriian Lovex: “Alhamdulillah…juara 1 Lomba geguritan jawa….. Trimakasih Ya alloh swt.”
Lebih jauh, harapan Rani adalah bisa melanjutkan pendidikan di jurusan kesenian atau sastra Indonesia dan terus mengembangkan bakatnya. “…saya dengan senang hati akan selalu memberikan ilmu yang saya punya kepada adik-adik kelas, agar mereka juga dapat memotivasi dirinya menjadi yang terbaik”. Imbuh putri kesayangan pasangan dari Bapak Kasimin dan Ibu Suharyani itu.
Sementara itu Pembimbing Lomba Geguritan dari SMK Ma’arif 2 Gombong, Adisti Irma Pratiwi, S.Pd. didampingi Ria Lina Kartika, S.Pd. mengatakan, sangat terharu dan ikut bangga bahwa anak didiknya dapat meraih juara 1 dalam perlombaan tersebut, beliau berpesan agar Tidak hanya meresapi saja dalam guritan/pusi namun diharapkan agar dapat merasakan makna isi yang terkandung dalam guritan tersebut, keberanian memang perlu di tumbuhkan lagi untuk selalu menjadi yang terbaik.
“Semoga selalu ada generasi penerus seperti Rani, dari pihak sekolah akan selalu berusaha memaksimalkan berbagai potensi dan bakat siswanya dengan cara meningkatkan ekstrakurikuler yang ada, ke depan kita juga akan mengadakan kegiatan rutin geguritan di setiap event clasmeeting yang melibatkan semua kalangan. Dan bila memungkinkan digelar secara besar”. Pungkas Adisti (SaifudinMDG)