.::Segenap Warga SMK Ma'arif 2 Gombong, besok hari Rabu, 22 November 2017 mengikuti Jalan Sehat Peringatan HUT PGRI di Kecamatan Gombong ::.

PT. Panasonic Indonesia mengadakan Pelatihan Kerja di SMK Madu Go

Panasonic Manufakturing Indonesia Hari ini datang ke SMK Madu Go untuk menyeleksi calon peserta Magang Kerja.

Pendaftaran Brigadir Polisi, Gratis !!!

SMK Ma’arif 2 Gombong kedatangan Anggota Polsek Gombong untuk sosialisasi Pendaftaran Brigadir Polisi RI

Antusiasme pelaksanaan UTS di SMK Madu Go

SMK Madu Go menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

Jurusan TKR SMK Madu Go mengadakan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor

SMK Ma’arif 2 Gombong mengadakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT. Astra Honda Motor (AHM).

SMK Madu Go mengadakan operasi peningkatan kedisiplinan dan kerapihan siswa

Dalam rangka menciptakan kedisiplinan dan kerapihan dalam KBM maka perlu diterapkan tata tertib sekolah.

Rabu, 11 Mei 2016

Semarak Pertunjukan Seni Saat Pelepasan Siswa

MadugoNews (Gombong) - Berbagai pertunjukan kesenian ditampilkan para siswa SMK Ma’arif 2 Gombong dalam acara pelepasan siswa dan penyerahan kembali siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2015/2016 kepada wali murid yang digelar di Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong, Sabtu (7/5).
Acara yang meriah tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Dikpora Kebumen yang diwakilkan Warjan, S.Pd., MM, Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, Muspika Gombong, kepala sekolah - kepala sekolah di sekitar, tokoh masyarakat, komite sekolah, dewan guru dan karyawan, seluruh siswa kelas XII serta wali murid kelas XII.
Dari Pantauan MadugoNews, penampilan seni yang disajikan antara lain tari tradisional, Rebana/Hadroh, Gamelan, Drama komedi Musikal, Pencak silat, tari saman kreasi, Music Band hingga kesenian lainnya itu ditampilkan para siswa SMK Ma’arif 2 Gombong baik dari siswa kelas X, XI maupun kelas XII.
Kemeriahan senyum tawa dan juga rasa haru bercampur saat pertunjukan drama komedi musical yang diperankan oleh Rizal dkk dari kelas XII TKR 1 ditampilkan, karena memang sangat menghibur dan membuat para hadirin menghayati cerita dalam penampilan hingga sampai moment terakhir dengan ending (cerita akhir_red) yang mengharukan, seperti yang disampaikan oleh sutradara kegiatan Misbakhus Surur, S.Pd.I ketika dijumpai MadugoNews, mengatakan intisari Drama komedi Musikal yang diusung tersebut menceritakan seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya hingga anak tersebut tersadar berkat kesetiaan temannya yang selalu mengingatkan agar kembali ke jalan yang benar.
Misbah menambahkan, “cerita dikemas dengan bahasa yang apik dan komunikatif tetapi tidak menghilangkan kaidah dan etika serta menghibur dengan adanya kolaborasi acting, music dan drama”.
“…acara pertunjukan yang digelar tersebut adalah sebagai wadah untuk menyalurkan bakat kreatifitas siswa-siswi SMK Ma’arif 2 Gombong, sehingga bakat mereka dapat terakomodir dan berkembang dengan sarana yang difasilitas oleh pihak sekolah,” Imbuh Misbah.
Kepala SMK Maa’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom mengatakan, penampilan para siswa/siswi ini dilakukan untuk menyemarakan pelepasan dan perpisahan bagi 329 siswa kelas XII yang telah usai mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN), belum lama ini.
Kegiatan tersebut, imbuhnya, merupakan agenda rutin SMK Ma’arif 2 Gombong setiap tahunnya, meskipun sederhana tetapi tidak mengurangi rasa suka cita baik para dewan guru, peserta didik dan para wali murid yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ngadino menyampaikan bahwa prestasi siswa dalam ujian nasional tahun ini diantaranya adalah nilai matematika yang diraih siswa ada yang mencapai nilai 100 yang berarti semua soal bisa dijawab dengan benar.
“Walaupun nilai UN tidak mempengaruhi tingkat kelulusan siswa, tetapi nilai UN ini adalah sebagai alat untuk memetakan kondisi satuan pendidikan dalam kelompok prestasi, apalagi SMK Ma’arif 2 Gombong termasuk salah satu SMK rujukan Kemendikbud dari 68 SMK yang ada di kabupaten Kebumen”, ujar Ngadino.
“…harapan kami, semoga ilmu yang telah diajarkan dan diberikan kepada para siswa dapat berguna dan bermanfaat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi,” pungkas Ngadino.
Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Kebumen, Dr. Imam Satibi, M.Pd.I mengucapkan selamat dan sukses kepada pihak sekolah maupun seluruh siswa yang telah menyelesaikan program pendidikan di SMK Ma’arif 2 Gombong tahun pelajaran 2015/2016 ini.
Dalam sambutannya, beliaupun mengajak kepada seluruh siswa lulusan agar setelah lulus nanti bisa mengembangkan potensi diri untuk berkontribusi kepada orang tua, masyarakat dan negara. “kalian jangan hanya sekedar lulus, tetapi harus bisa memberikan kontribusi kepada negara maupun orang tua, sepanjang kita mempunyai perencanaan dan usaha keras insya Allah cita-cita yang kita impikan akan berhasil”.
“sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah nasibnya sendiri”, imbuh Dr. Imam mengutip Q.S. Ar Rad : 11.
Dilain pihak, Warjan, S.Pd. MM., selaku wakil dari dinas Dikpora Kabupaten Kebumen memberikan wejangan kepada siswa lulusan agar bisa menjadi tuan di negeri sendiri, jangan sampai kita bergantung kepada kekuatan-kekuatan bangsa asing yang ada di negeri kita.
“….saya selalu teringat pesan yang disampaikan oleh Presiden pertama RI Ir. Soekarno ‘jadilah tuan di negeri sendiri’, ucap warjan dengan menggebu-gebu memberi semangat kepada siswa lulusan.
Akhirnya siswa lulusanpun diterima kembali oleh wali murid yang diwakilkan kepada Bapak Nur Hidayat wali murid dari siswa XII TPTU Ahmad Khoerul Mubaridah. Beliau menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga serta menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak sekolah yang telah membimbing, mendidik serta memberikan ilmu baik ilmu pengetahuan maupun ilmu agama kepada seluruh siswa.
Acara meriah tersebut diakhiri dengan pengumuman kelulusan tahun pelajaran 2015/2016 oleh pihak sekolah kepada wali murid dan siswa kelas XII yang diberikan langsung oleh setiap wali kelas masing-masing di dalam kelas.
Dan dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, akhirnya berdasarkan hasil dari ujian sekolah dan ujian nasional yang telah ditempuh oleh siswa maka dinyatakan bahwa seluruh siswa kelas XII SMK Ma’arif 2 Gombong tahun pelajaran 2015-2016 dinyatakan lulus 100 %.
Kami segenap tim redaksi dan keluarga besar SMK MADUGO mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa lulusan tahun pelajaran 2015-2016…….,
Bravo madugo, bravo SMK, SMK Bisa!!!!!!! (SaifudinMDG, DarmadiMTF)

Peringati Hari Kartini, Kapolsek Gombong pimpin Upacara di SMK Maarif 2 Gombong

MadugoNews (Gombong) – Tanggal 21 April menjadi catatan sejarah peringatan Hari Kartini di Indonesia. Raden Adjeng Kartini atau lebih tepatnya Raden Ayu Kartini adalah nama lengkapnya. Beliau lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1879. Wanita pribumi yang dinobatkan menjadi pejuang perempuan di Indonesia, salah satu wanita cerdas dan kritis yang pernah dimiliki oleh bangsa ini. Sekilas tentang sejarah RA Kartini itu dibacakan kembali di moment upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini di halaman SMK Ma’arif 2 Gombong, Kamis (21/4).
Kegiatan upacara yang berlangsung dengan khidmat itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Gombong AKP Cahyadi Abdillah, S.Sos. kegiatan yang diikuti oleh warga SMK Ma’arif 2 Gombong dari kelas X dan XI serta guru dan karyawan itu, memang berbeda dalam pelaksanaannya, seluruh petugas upacara dimandatkan kepada semua siswi putri mulai dari pembawa acara, komandan pleton, paduan suara, pengibar bendera, pembaca Teks Pembukaan UUD 1945, termasuk pemimpin upacara. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai wanita Indonesia penerus perjuangan Raden Ajeng Kartini.
Dalam amanatnya Kapolsek Gombong AKP Cahyadi Abdillah, S.Sos. mengingatkan kepada seluruh siswa dan siswi SMK Ma’arif 2 Gombong untuk tetap menjaga dirinya agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif yang memang selama ini semakin marak mengancam generasi muda penerus bangsa khususnya remaja di kalangan pelajar.
Cahyadi menambahkan ada hal-hal yang harus diwaspadai oleh para pelajar dalam pergaulan sehari-hari karena hal ini akan berdampak negatif apabila kita tidak selektif atau tidak cerdas dalam bergaul baik di dunia nyata apalagi di dunia maya (internet).
“Jangan sampai adalagi Ika PW – Ika PW yang tersandung kasus yang sama, menyalahgunakan dan meluapkan emosi yang berlebihan tetapi tidak memikirkan efek negatif yang sangat berbahaya dikemudian hari”, tegas Cahyadi, maka beliaupun menyarankan agar kita menjadi pengguna media sosial yang sehat dan cerdas.
The man behind the gun itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan apa yang disampaikan oleh Kapolsek Gombong yang berarti senjata atau media tergantung kepada penggunanya _red.
Selain hal tersebut beliau juga menyampaikan tentang bahaya Narkoba bagi remaja di kalangan pelajar bahwa narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan si penggunanya, “….narkoba akan merusak sel-sel otak kalian dan ketika sel otak sudah rusak maka tidak bisa direproduksi kembali, dan ketika sudah terkena narkoba maka kalian tidak akan lepas dari yang namanya tiga ONG (tiga hal yang berakhiran ong_red) yaitu bohong, nyolong dan bengong” tegas Cahyadi kepada para peserta upacara.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Dra. Robingatun ketika dijumpai saifudinmadugo.com sesaat setelah upacara usai, mengatakan bahwa perempuan adalah tokoh sentral untuk membentuk generasi penerus bangsa. Ia menjadi salah satu pondasi yang kuat terutama dalam sebuah keluarga. Beliau juga mengatakan, sudah sewajarnya apabila perempuan dimasa kini mengedepankan emansipasi tetapi harus juga tetap menjaga kodratnya sebagai peremuan," ucapnya.
Rasulullah saw bersabda : Annisa u 'imadul bilad, fa iza shalihat shalihal bilad, fa iza fasadat fasadal bilad (Wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negara, jika rusak wanitanya maka hancurlah negara). “jangan sampai emansipasi itu disalah-artikan, meskipun persamaan gender atau emansipasi itu semakin kuat, tetapi jangan sampai merendahkan derajat wanita itu sendiri, contohnya wanita sebagai tukang pengayuh becak, meskipun itu bisa dilakukan tetapi tidak luwes,” tandas Robingatun yang juga ustadzah alumni Universitas Muria Kudus fakultas Usuludin jurusan Aqidah dan Filsafat itu.
Siswi yang terpilih menjadi pemimpin dalam upacara peringatan hari RA Kartini tersebut adalah Rani Dwi Haryanti siswi kelas XI TKR 1, dia merasa bangga bisa ikut serta memperingati hari besar pahlawan nasional itu apalagi dia terpilih sebagai pemimpin upacara yang diperingati setiap tahunnya.
“saya merasa bangga sekali dipercaya sebagai pemimpin upacara meskipun agak sedikit nervous karena berhadapan langsung dengan bapak Kapolsek AKP Cahyadi Abdillah”. “….pokoknya banyak pelajaran berharga yang bisa saya petik, pak”, ucap Rani sembari tersenyum. SaifMDG/DarMSF

Ada apa dengan Program Pasca MGMP SMK Maarif Kebumen ?

Ada yang menarik dengan telah selesainya kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif (PCLP) Ma'arif Kabupaten Kebumen Minggu (17/4/2016) di SMK Ma’arif 2 Gombong jalan kemukus nomor 96B Gombong, maka terjawab apa yang menjadi pertanyaan guru selama ini yang mempertanyakan apa tindak lanjut kegiatan setelah kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
Seperti disampaikan Ketua PCLP Ma’arif Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, sesuai dengan UU nomor 23 Tahun 2014 bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi kewenangan tingkat provinsi, sementara kewenangan tingkat kabupaten adalah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Usia Dini (PAUD).
“namun demikian Pemerintah Daerah tidak dilarang untuk memberikan bantuan dalam peningkatan mutu pendidikan di daerahnya, dan PC LP Ma’arif Kebumen akan menfasilitasi semua yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan di Kabupaten Kebumen”, tegas Imam.
Imam menambahkan, “kegiatan MGMP Ma’arif tidak hanya mempunyai cita-cita kemajuan diranah sistem pendidikan saja, namun cita-cita kita terpenting adalah bagaimana MGMP Ma’arif ini memberikan kontribusi besar terhadap penguatan dasar pendidikan keislaman dengan konsep Ahlus Sunnah Wal Jamaah”.
“PC LP Ma’arif Kebumen akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan kemajuan keislaman di ranah materi pelajaran, sehingga muatan lokal yang diberikan oleh penyelenggara satuan pendidikan tidak hanya bahasa Jawa tetapi ada tambahan lagi yang lebih penting yaitu muatan lokal Pendidikan Al-Qur’an”, Imbuh Imam.
Sementara itu pengarahan dari Pengurus Wilayah Ma’arif NU Jawa Tengah yang juga sebagai Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom menyampaikan salah satu program yang akan dilaksanakan oleh PC LP Ma’arif Kebumen dalam MGMP adalah pembuatan media pembelajaran seperti modul atau Lembar Kerja Siswa (LKS) yang bertujuan untuk menyamakan materi pembelajaran di tingkat LP Ma’arif Kebumen yang menaungi 9 SMK tersebut, inilah program unggulan Pasca MGMP SMK Ma’arif Kebumen.
“Bagaimana eksistensi, peranan, dan kinerja MGMP sesudah meraih legalitas dari pemerintah daerah, dan Lembaga Pendidikan tentunya ini menjadi modal semangat kita untuk terus meningkatkan mutu pendidikan khususnya dalam MGMP SMK Ma’arif Kebumen”, terang Ngadino.
“Apalagi banyak pujian yang disampaikan kepada LP Ma’arif Kabupaten Kebumen, bahwa LP Ma’arif Kebumenlah yang bisa mengelola pendidikan mulai dari tingkat RA, MI, SMP/MTs, SMK/MK, dengan demikian MGMP SMK Ma’arif ini merupakan suatu forum atau wadah profesional guru mata pelajaran di tingkat Ma’arif untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah”. Imbuh Ngadino.
Sambutan lain dari Pengurus LP Ma’arif NU Kebumen bidang akademik Warjan, S.Pd., MM., menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan penerapan sistem pendidikan di lingkungan Ma’arif Kebumen. Suatu organisasi dipandang lemah kalau manajemennya belum dikelola dengan baik, untuk itu ada beberapa hal yang harus dilakukan, yang pertama menyusun program bertahap (scheduled program) bahwa sebelum awal tahun pelajaran, satuan pendidikan harus menyelenggarakan rapat pleno program jangka menengah dan jangka panjang, “kalau sekolah sudah mempunyai program maka tinggal mengimplementasikannya sehingga di akhir tahun ketika mengadakan evaluasi ada instrumen yang dilakukan”, tegas Warjan.
Kedua, kepala sekolah dan warga sekolah biasakan sekurang-kurangnya dalam akhir semester mengadakan evaluasi di semua divisi, karena kalau manajemen berjalan maka mutu jelas akan mengikuti. “Kalau hal ini kita maksimalkan maka lambat laun akan mendongkrak kemajuan SMK di tingkat Ma’arif Kebumen, apalagi bagi sekolah yang sudah menggunakan International Standardization Organization (ISO) maka tidak ada kegiatan yang tidak tertarget”, terang Warjan.
“Masalah-masalah penting selanjutnya adalah tentang kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan pengajaran, ketika kreatifitas dan inovasi dikembangkan oleh seorang pendidik maka akan sangat membantu output siswa nantinya yang akan terjun langsung ke masyarakat, silahkan semua guru bersaing, berkreasi dan berinovasi tetapi bersainglah secara sehat.” Imbuh bidang akademik sekaligus pengawas sekolah Dinas Dikpora Kebumen itu.
Peserta MGMP Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dari SMK Ma’arif 5 Gombong, Muhammad Ma’muri, S.Pd.I ketika dijumpaisaifudinmadugo.com mengatakan kemajuan di level tata kelola meningkatkan mutu pendidikan di Ma’arif Kebumen.
“Untuk itu lebih ditingkatkan lagi kamunikasi dalam berdiskusi di kegiatan semacam ini, sehingga akan meningkatkan pemahaman bersama, ide-ide baru untuk kemajuan harus diimplementasikan karena sistem manajemen di tingkat sekolah mengalami berbagai kendala, sedikit sekolah yang sudah mengimplementasikan system ISO, seperti kelengkapan pengajaran, RPP, Silabus dan Penilaian, namun demikian tujuan kegiatan tersebut tidak hanya membuat manajemen lebih baik, namun yang terpenting bagaimana menfasilitasi guru dalam pelatihan berkarakter ASWAJA.” Imbuh Ma’muri (SaifudinMDG)

Ribuan Syecher Mania Meriahkan Madugo Bersholawat #3

MadugoNews (Gombong) – Ribuan jamaah NU tumpah ruah di halaman SMK Ma’arif 2 Gombong, jalan kemukus 96B Gombong, Kamis (24/3/2016) malam untuk bersholawat dalam acara Madugo Bersholawat Edisi 3.
Para jamaah memadati Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong walau sempat diguyur hujan menjelang kegiatan dimulai, namun tidak menyurutkan jamaah untuk hadir mendatangi majelis shalawat tersebut, tidak hanya datang dari wilayah Gombong, tapi juga dari wilayah lainnya.
Selain memadati area sekolah, jamaah yang hadir juga memenuhi jalan sekitar sekolah. Sambil bersila para jamaah dengan penuh khusu mengumandangkan zikir, doa dan sholawat kepada Nabi besar Muhammad SAW.
Dari pantauan MadugoNews, sejumlah pejabat tampak hadir mulai dari K.H Nasiruddin Al Mansyur, Habib Hasan bin Muchdor Alattas pimpinan Jama’ah Shalawat Mahage Kabupaten Kebumen, Muspika Gombong, Ketua MWC NU Kecamatan Gombong, Jama’ah Majelis Rosulullah Kabupaten Kebumen, Jama’ah Ahbabul Musthofa Kabupaten Kebumen, pengurus PonPes se-Kabupaten Kebumen, serta jama’ah Mahage dan Qotrun nisa se-Kabupaten Kebumen yang tumpah ruah memadati Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong.
Ketua Panitia Madugo Bersholawat #3, Arif Rochman, M.Pd.I ketika dijumpai MadugoNews mengatakan, acara tahunan ini yang digelar atas kerjasama jamaah Majelis Ratibul Haddad Wa Maulid Simthudduror Malam Ahad Wage (Mahage) Kabupaten Kebumen dengan SMK Ma’arif 2 Gombong bertujuan untuk “nguri-nguri” (menghidup-hidupkan*red) cinta kepada Nabi Muhammad akan kemulian akhlaq dan taulandannya.
Beliau menyampaikan acara gema shalawat di SMK Ma’arif 2 Gombong pada malam jum’at itu adalah ketiga kalinya yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya di Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong. “Walaupun Mahage kegiatan rutinnya di Malam Ahad Wage, namum pada malam hari ini Mahage hadir di Malam Jum’at karena di SMK Ma’arif 2 Gombong tahun ini tidak terjadwalkan, karena padatnya jadwal Mahage di beberapa tempat khususnya di Kabupaten Kebumen”, “Nah, do’a dan sholawat tersebut yang dipanjatkan malam ini merupakan wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” Imbuh Arif disela-sela acara.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para remaja yang gemar bersholawat. Beliau berharap semoga menjadi penerus perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Beliau juga mengenalkan lingkungan sekolahnya kepada para jamaah dengan sebutan kampus hijau. SMK Ma’arif 2 Gombong yang pada saat itu dijadikan tempat untuk bersholawat, lanjut beliau, memohon doa restu kepada para jamaah agar mendoakan siswanya yang akan menempuh ujian Nasional April mendatang agar diberikan kelancaran dan kesuksesan.
“Semoga dengan momentum kegiatan Madugo Bersholawat kali ini menjadikan para remaja khususnya siswa SMK Ma’arif 2 Gombong dapat meningkat prestasinya dan dapat lancar dalam mengerjakan ujian nasional dan diberikan kesuksesan atas berkah bersholawat tersebut”. Pungkas Ngadino.
Setelah itu pembahasan Kitab Hadist Riyadus Shalikin dan dilanjutkan pembacaan Ratib Al Haddad yang dipimpin langsung oleh Al Habib Hasan bin Muchdor Alattas pimpinan Jama’ah Shalawat Mahage Kabupaten Kebumen. Iringan musik hadrah senantiasa berketipung saat shalawat bergema berupa syiir-syiir pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Pada acara tersebut diisi mau’izhah hasanah oleh K.H Nasiruddin Al Mansyur. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan beberapa motivasi diantaranya untuk membuktikan rasa rindu kepada Nabiyullah Muhammad SAW, pentingnya ilmu karena mahabah dan meraih ridho Allah SWT, dan mencintai ilmu dengan mencontoh baginda rasulullah saw itu semua adalah modal pokok untuk mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.
Beliau juga menambahkan kepada para remaja khususnya siswa yang akan melaksanakan ujian nasional April mendatang untuk selalu mencintai ilmu guna menuju prestasi kesuksesan. “Lima perkara yang dapat meningkatkan pemahaman dalam mencari ilmu diantaranya shalat malam, takut kepada Allah SWT, shalat 5 waktu, ridho Orang tua dan Guru serta Makan dan Minum yang halal.” Imbuh kyai.
Sementara itu, dari pantauan MadugoNews di Jalan utama Kemukus menuju Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong terlihat padat merayap, namun demikian tetap teratasi atas kerja panitia sie keamanan Oekie Sakti Priyono, S.Pd. dkk yang berkordinasi dengan Banser Kec. Sempor, Koramil, Polsek, Hanra setempat dibantu anggota PKS SMK Madu Go begitu rapihnya mengatur serta menempatkan kendaraan jama’ah, sehingga meskipun jama’ah yang hadir ribuan orang dari berbagai tempat tetapi dapat dikondisikan dengan rapih sehingga tidak mengganggu lalu lintas setempat. (SaifudinMDG)

Antusiasme Siswa SMK Maarif 2 Gombong ikuti Bedah SKL UN Bahasa Indonesia

MadugoNews (Gombong) – Persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) yang rencananya digelar pada bulan April mendatang tidak hanya dilakukan oleh para siswa tetapi juga para guru yang mengajarkan mata pelajaran yang diujikan. Salah satunya mengadakan bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) UN Mapel Bahasa Indonesia.
Kegiatan Bedah SKL Mapel UN Bahasa Indonesia tersebut dilakukan untuk menyiapkan peserta didik untuk menghadapi Ujian Nasional mendatang. Acara tersebut berlangsung pada hari Minggu (13/3/2016) bertempat di Aula SMK Ma’arif 2 Gombong.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 pagi itu, berlangsung selama lebih kurang tiga setengah jam memang cukup banyak diminati siswa kelas XII SMK Ma’arif 2 Gombong. Adapun untuk pembahas materi bedah SKL tersebut adalah Guru Bahasa Indonesia SMK Ma’arif 2 Gombong, Deni Setyo Mirawanto, S.Pd.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan bedah SKL dan Kisi-kisi UN merupakan bentuk kepedulian guru dalam mempersiapkan siswa menghadapi UN secara bermartabat, dan kegiatan ini merupakan upaya seorang guru dalam meningkatkan profesionalisme. Beliau berharap agar kegiatan ini bisa menjadi media pembelajaran dalam rangka pengembangan mutu pendidikan di sekolah.
Adapun tujuan kegiatan Bedah SKL dan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun 2016 adalah untuk membedah Standar Kompetensi Kelulusan dan Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2016 khususnya Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Ujian Nasional dan memberi bekal kepada peserta didik dalam melihat lingkup SKL yang telah ditetapkan pemerintah.
Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Bedah SKL dan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun 2016 Mapel Bahasa Indonesia yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh sebagian siswa dari kelas XII TKR 1 SMK Ma’arif 2 Gombong.
Panitia Rizal Aji Kuriawan, mengatakan bahwa awal cerita kegiatan tersebut atas kerja sama antara siswa dengan salah satu guru bahasa Indonesia yang selanjutnya membuat kegiatan bedah SKL khususnya SKL Bahasa Indonesia. Program bedah SKL ini merupakan program yang bertujuan untuk mempersiapakan diri lebih matang menghadapai UN bagi siswa dan untuk meningkatkan prestasi khusus Bahasa Indonesia.
Dia menyebutkan, banyak siswa yang merasa Pelajaran Bahasa Indonesia ini secara umum mudah, tapi untuk mencapai nilai maksimal cukup sulit. Hal ini berdasarkan fakta yang ada, hasil nilai try out masih menunjukkan belum maksimalnya kami dalam belajar materi bahasa Indonesia. “kami merasa tidak puas jika hanya memperoleh nilai 6 s.d. 7 apalagi nilai mati 5 kebawah, karena pada dasarnya pelajaran Bahasa Indonesia itu kan membahas bahasa bangsa kita sendiri, harusnya bisa lebih mudah dan nilaipun bisa lebih maksimal.” Tegas Rizal.
Dia menambahkan, “setelah dipikir-pikir belajar bahasa Indonesia banyak memuat materi yang bisa dijadikan salah satu indikator kesuksesan karir seseorang baik di dunia kerja (profesional) maupun dunia usaha, banyak orang mengatakan bahwa orang yang sukses atau berhasil adalah orang yang didukung oleh kemampuan berkomunikasi yang baik. Berangkat dari situlah, bahasa Indonesia tentunya mengambil peranan strategis, karena menjadi media komunikasi kita.” Imbuh Rizal.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Ma’arif 2 Gombong, Drs. Sartono ketika dijumpai MadugoNews, menyambut baik program bedah SKL ini. Beliau menilai kerja sama antara siswa dan Guru Mapel Bahasa Indonesia tersebut setidaknya bisa memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kelulusan para siswa nantinya.
Bedah SKL diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kelulusan kepada siswa. ”Kami selalu mendorong agar guru yang mengampu mata pelajaran UN bisa mempersiapkan diri agar nanti lulusan yang dihasilkan benar-benar berkompeten,” ujarnya.
Menurutnya, secara kuantitatif siswa SMK Ma’arif 2 Gombong sudah cukup baik dan mengalami perubahan yang baik yakni kelulusan mencapai 100 persen di tahun pelajaran 2014/2015 yang lalu, Namun kegiatan tersebut juga lebih bagus dalam persiapan dan yang perlu dikejar sekarang adalah kualitas kelulusan.
“Saya kira cukup bagus diadakan bedah SKL demi meningkatkan kualitas kelulusan para siswa nantinya di UN mendatang. Apalagi pemateri sangat antusias membantu siswa kami,” kata Sartono.
Beliau menambahkan, fokus utama dengan membedah mata pelajaran Bahasa Indonesia ini karena terhalang dengan capaian nilai UN bagi mata pelajaran ini. Karena itu dirinya memberikan apresiasi kepada Guru dan siswa yang sudah menyelenggarakan kegiatan bedah SKL untuk salah satu Mapel yang nanti diujikan.
Beliau juga mengharapkan, dengan kegiatan bedah SKL ini pembelajaran di sekolah semakin efektif dan bisa meningkatkan nilai UN khususnya Bahasa Indonesia di SMK Ma’arif 2 Gombong ”Tujuan kami sukses pada persiapan, proses, dan hasil,” pungkas Sartono.
Setelah paparan oleh narasumber, selanjutnya dilaksanakan soal-soal kisi-kisipun dibahas oleh guru tersebut, dengan mengacu pada sejumlah indikator yang ditentukan Puspendik. (SaifudinMDG)

PC NU Kebumen Gelar Musyawarah Kerja


MadugoNews (Kebumen) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Halaman SMK Ma’arif 1 Kebumen, yang berlokasi di Jalan Kusuma nomor 75 Kebumen Minggu (13/3) siang.


Acara yang digelar rutin setiap tahun ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen K.H. Yazid Mahfudz, Sekda Kebumen H. Adi Pandoyo SH., MSi., KetuaTanfidziyah PW NU Jawa Tengah Drs. H. Abu Hapsin Umar, MA, Ph.D, Ketua Tanfidziyah PC NU Kebumen K.H. Drs. Masykur Rozak M.Pd.I., Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, segenap jajaran PCNU Kebumen serta perwakilan Pengurus NU tingkat kecamatan (MWC) yang berasal dari 26 MWC NU se-kebumen, seluruh badan otonom, lembaga dan lajnah yang berada di bawah naungan NU.

Kegiatan yang bertemakan Penguatan Gerakan Sosial Keagamaan ini, diawali dengan tahlil singkat yang dipimpin oleh KH. Habib Daldiri kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Subbanul Wathon.

Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah PC NU Kebumen Drs. K.H Masykur Rozaq, M.Pd.I mengatakan Kegiatan muskercab diadakan untuk mengevaluasi kerja-kerja pengurus cabang setahun sebelumnya yaitu tahun 2015 dan mengagendakan program kerja untuk setahun berikutnya yaitu tahun 2016.

Beliau berharap kedepan semua MWC NU se-Kabupaten Kebumen akan membuat Sekolah Dasar (SD) Unggulan Ma’arif Terpadu, sehingga kader NU bisa tercetak lebih dini di tingkat dasar. “…masalah ube rampe (syarat-syaratnya *red), serahkan saja kepada Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, pasti beres.” Ujar Masykur Rozaq

Beliau juga menambahkan bahwa Gedung Perkuliahan Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen rencananya akan dibangun di batas kota Wonosari Kebumen diatas tanah seluas 190 Ubin, karena gedung yang sekarang dipandang kurang representatif, “…silahkan Gedung yang sekarang nantinya dipakai oleh SMK Ma’arif 1 Kebumen, kami akan bangun Gedung baru UMNU dengan empat lantai dan lebih kurang 30 kelas, supaya warga NU Kebumen lebih maju,” ujar Kyai asal bojongsari, Alian itu.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Tengah Drs. H. Abu Hapsin Umar, MA, Ph.D menyambut baik program yang disampaikan Ketua PC NU Kebumen, karena penguatan gerakan sosial keagamaan sudah menjadi kewajiban warga NU untuk senantiasa dipertahankan, “…semoga rancangan program benar-benar terwujud,” ujar Abu Hapsin

Beliau menambahkan “Indonesia diberikan keberkahan kehidupan yang tenang, tidak seperti negara-negara di Timur Tengah, ini semua karena Nahdlatul Ulama, karena 42,8 % atau lebih kurang 90 juta warga negara RI berafiliasi idiologi NU, maka oleh karena itu, Nu mempunyai peran bandul sosial. Dengan fungsinya sebagai bandul NU telah mampu menjadikan bangsa Indonesia tenang tidak seperti negara-negara di Timur Tengah.” Terang Abu Hapsin

Acara Muskercab PC NU Kebumen resmi dibuka pukul 11.15 oleh Wakil Bupati Kebumen K.H. Yazid Mahfudz sekaligus menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi terhadap warga NU di Kebumen yang telah memilih dirinya sehingga sekarang menjadi Wakil Bupati Kebumen.

“…jika kemarin NU telah membantu kami selama tiga bulan, maka Bupati dan Wakil Bupati Kebumen akan membantu NU khususnya di Kebumen selama lima tahun kedepan”, “kamipun memrogramkan safari Jum’at yang bertujuan untuk menampung aspirasi rakyat” terang Wakil Bupati yang akrab di panggil Gus Yazid itu.

Beliau berharap agar kedepan NU dan pemerintah dapat sinerji dalam kerja sama membantu Kebumen lebih maju utamanya di bidang sosial keagamaan, “semoga semua rancangan program nantinya terwujud,” Imbuh Yazid. (SaifudinMDG)

Selasa, 08 Maret 2016

SMK Ma’arif 2 Gombong Gelar Shalat Gerhana


MadugoNews (Gombong) – Bertepatan hari libur nasional, Ratusan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen selenggarakan kegiatan shalat gerhana matahari di halaman sekolah setempat, Rabu (9/3/2016).



Momentum gerhana matahari total merupakan momen yang tepat untuk mengajak umat Islam khususnya siswa siswi SMK Ma’arif 2 Gombong untuk mengingat kebesaran Allah SWT karena kondisi bangsa saat ini tengah dilanda berbagai bencana, maraknya korupsi, hingga ketegangan yang terjadi antar umat beragama.



Pelaksanaan shalat gerhana di sekolah merupakan inisiatif pihak sekolah karena SMK Ma’arif 2 Gombong ingin mendekatkan siswanya dengan aqidah dan kembali mengingat kebesaran Allah SWT. Jika dahulu ketika terjadi gerhana matahari masyarakat melakukan tradisi dengan menabuh lesung ataupun kentongan dengan maksud terhindar dari marabahaya. Maka saat ini dengan fenomena tersebut pihak sekolah memberikan edukasi sesuai dengan tuntutan syariat agama Islam.  

Sebelum pelaksanaan shalat gerhana dimulai, pada apel pagi Selasa (8/3) atau sehari sebelumnya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom, menerangkan tata cara shalat gerhana. Beliau menyampaikan ada tiga cara dalam melaksanakannya. Pertama, seperti shalat sunnah biasa yaitu dua raka'at. Kedua, dengan dua kali rukuk dan i'tidal setiap raka'atnya begitu juga dengan raka'at kedua tapi dengan bacaan yang agak panjang. Cara ketiga adalah sama seperti cara kedua tapi bacaan suratnya setara dengan setengah surat al baqarah begitu juga dengan rukuknya yang lama.



"Penentuan waktu dan jam terjadinya gerhana matahari total didasarkan pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan untuk wilayah Jateng dan DIY yaitu jam 7.15 disaat matahari mulia tertutup bulan, sehingga ratusan siswa dengan guru-guru dan karyawan sekolah melaksanakan shalat gerhana berjamaah," tuturnya.



Menurut beliau, melaksanakan shalat gerhana hukumnya sunnah muakad dan hal tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mengakui dan mengenalkan keagungan juga kebesaran Allah SWT.


Selain meneguhkan iman bagi siswa dan civitas sekolah, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk dari implementasi pendidikan berkarakter yang dicanangkan oleh sekolah berbasis pondok pesantren dan rintisan sekolah rujukan kemendiknas tersebut.



Dalam pelaksanaan shalat gerhana tersebut, Ustadz Fauzi Mahmud bertindak sebagai Imam shalat, dengan bacaan surat yang cukup panjang yaitu surat al baqarah dan An Naba. Setelah itu dilanjutkan dengan khutbah bertemakan gerhana matahari yang disampaikan oleh Ustadz Arif Rochman, M.Pd.I.

Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan perlunya kita merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah yaitu qauliyah dan kauniyah. Termasuk salah satunya adalah gerhana matahari total ini, karena semua ciptaan yang ada, tunduk dan patuh kepada Allah Swt atas perintah, termasuk matahari, bulan dan bumi.

Menurut Ustadz Arif,  penting bagi umat Islam untuk memahami peristiwa gerhana sebagai fenomena alam yang dapat dijadikan momentum meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Gerhana matahari dan gerhana bulan pada dasarnya  peristiwa alam biasa yang dapat dihitung kapan terjadinya dengan ilmu hisab/falak. Gerhana tidak terkait dengan peristiwa kematian atau kelahiran seseorang,” terangnya.

beliau mengatakan peristiwa ini semestinya dimanfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Itu adalah suatu tanda dari banyak tanda kebesaran-Nya dan betapa manusia sangat kecil dan lemah di hadapan-Nya.

“….shalat gerhana secara berjamaah, dzikir dan membaca kalimat thayyibah pada hari ini merupakan salah satu wujud pendekatan diri kepada Allah SWT. Sekaligus mengambil hikmah dengan mengamati dan mempelajari fenomena peristiwa gerhana matahari yang terjadi bagi orang-orang yang berakal,” papar Ustadz alumni Pasca Sarjana UNSIQ Wonosobo itu.

Sementara itu Waka Kesiswaan SMK Ma’arif 2 Gombong, Dra. Robingatun mengatakan kegiatan shalat gerhana berjamaah tersebut mendapat sambutan positif dari siswa-siswi SMK Ma’arif 2 Gombong, bahkan banyak siswa yang belajar tentang cara melaksanakan shalat gerhana.

Guru yang mengampu mata pelajaran PAI itu, memberikan bimbingan langsung kepada siswa yang belum mengetahui cara shalat gerhana dan mereka sangat antusias sekali, “…karena belum tentu kejadian fenomena alam ini akan mereka jumpai kembali. Fenomena alam yang terjadi beberapa puluh tahun sekali ini terkahir kali terjadi di Indonesia tahun 1983”. imbuhnya

Pihak sekolah, lanjut dia, juga mengajak kepada warga sekitar sekolah bahwa SMK Ma’arif 2 Gombong akan menggelar shalat gerhana matahari total dan masyarakat dipersilakan mengikuti shalat gerhana di sekolahnya.

Kegiatan berakhir lebih kurang pukul 08:30 Wib dengan musofakhah atau bersalam-salaman yang menunjukkan semakin mempererat ukhuwah islamiyah diantara siswa, guru, karyawan dan seluruh keluarga besar SMK Ma’arif 2 Gombong. (SaifudinMDG)